nasional

131.200 Jemaah Haji Indonesia Sudah Terima Kartu Nusuk, PPIH Dorong Percepatan Distribusi oleh Syarikah

Jumat, 23 Mei 2025 | 18:45 WIB
Ilustrasi foto ibadah Haji - Pendistribusian kartu Nusuk untuk jemaah calon haji Indonesia. (Unsplash/Ömer F. Arslan)

TITIKTEMU.CO - Sebanyak lebih dari 131.000 jemaah haji asal Indonesia telah menerima kartu Nusuk, sebuah kartu identitas digital yang digunakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Kartu ini dibagikan oleh pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, bekerja sama dengan Syarikah.

Fungsi Kartu Nusuk bagi Jemaah Haji

Kartu Nusuk memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji.

Selain berfungsi sebagai identitas digital resmi jemaah selama di Arab Saudi, kartu ini juga memberikan akses masuk ke sejumlah lokasi utama ibadah seperti Masjidil Haram, Arafah, Muzdalifah, dan Mina (area Armuzna).

Baca Juga: KISAH HAJI 2025 : Levina, Jemaah Haji Termuda Jawa Tengah

Tidak hanya itu, kartu ini juga menjadi syarat untuk memperoleh layanan dari Syarikah dan sekaligus membedakan antara jemaah resmi dan yang tidak terdaftar secara legal.

Cakupan Distribusi Kartu Nusuk

Menurut Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, hingga Jumat, 23 Mei 2025, sebanyak 131.200 jemaah dari Indonesia telah menerima kartu Nusuk.

Angka ini mencakup sekitar 86% dari total jemaah yang telah tiba di Arab Saudi, berdasarkan data dari Kementerian Haji Arab Saudi.

Baca Juga: KISAH HAJI 2025 : 20 Tahun Jualan Pisang Goreng, Pasutri Asal Sergai Naik Haji

Upaya Percepatan Distribusi Kartu Nusuk

PPIH Arab Saudi terus mendorong proses percepatan distribusi kartu Nusuk ke seluruh jemaah.

Bagi yang belum menerima, para jemaah diimbau untuk segera menghubungi ketua rombongan atau ketua kloter masing-masing, agar dilaporkan ke petugas PPIH di Daerah Kerja (Daker) Makkah.

Halaman:

Tags

Terkini