nasional

Meme Jokowi-Prabowo Viral: Antara Ekspresi Digital dan Batas Demokrasi

Kamis, 15 Mei 2025 | 13:10 WIB
Potret Jokowi saat kembali ke Solo setelah mengunjungi Jakarta pada November 2024. (Instagram/jokowi)

TITIKTEMU.CO - Mantan Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait beredarnya meme kontroversial yang menggambarkan dirinya dan Presiden Prabowo.

Meme berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial, terutama karena kontennya yang dinilai sensitif dan menyinggung etika.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Meme Ciuman dengan Prabowo: Demokrasi Jangan Sampai Keblablasan

Dalam keterangannya di Solo pada Rabu, 14 Mei 2025, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa meski hal tersebut bisa dilihat sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dalam sistem demokrasi, ia merasa tindakan tersebut sudah melewati batas yang wajar.

"Ya, itu memang bentuk ekspresi di era demokrasi digital, tetapi menurut saya sudah kelewatan, terlalu jauh," ujar Jokowi.

Baca Juga: Bareskrim Ambil 7 Sampel Ijazah Rekan Jokowi di Jateng, Buntut Skandal Dugaan Ijazah Palsu Ayah Gibran. Ini Alasannya!

Pentingnya Etika dalam Demokrasi Digital

Presiden juga mengingatkan bahwa demokrasi bukan berarti semua hal boleh dilakukan tanpa batas.

Menurutnya, peristiwa ini bisa dijadikan pelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan kebebasan berekspresi.

"Jadikan ini peringatan untuk kita semua, bahwa demokrasi tidak berarti segala sesuatu bisa dilakukan semaunya.

Tetap ada rambu-rambu yang perlu dijaga," lanjutnya.

Baca Juga: Jokowi Laporkan Tudingan Ijazah Palsu: Lima Orang Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Inisialnya

Tidak Akan Dibawa ke Ranah Hukum, Tapi Akan Dibina

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan membawa kasus ini ke ranah hukum, Presiden Jokowi menyatakan dirinya tidak akan membuat laporan ke pihak bInisialny

Halaman:

Tags

Terkini