nasional

Jokowi Tanggapi Meme Ciuman dengan Prabowo: Demokrasi Jangan Sampai Keblablasan

Kamis, 15 Mei 2025 | 10:20 WIB
Jokowi saat masih menjabat Presiden melakukan groundbreaking D’Prima Hotel Nusantara di IKN pada 25 September 2024. (Instagram/jokowi)

TITIKTEMU.CO - Belakangan ini media sosial diramaikan oleh sebuah meme yang menggambarkan mantan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto sedang berciuman.

Gambar tersebut diketahui hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dan menjadi bahan perbincangan hangat warganet.

Pihak kepolisian menduga bahwa meme tersebut dibuat oleh seorang mahasiswi Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS, dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

Baca Juga: Bareskrim Ambil 7 Sampel Ijazah Rekan Jokowi di Jateng, Buntut Skandal Dugaan Ijazah Palsu Ayah Gibran. Ini Alasannya!

Jokowi: Demokrasi di Era Digital Perlu Ada Batasnya

Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi menyebut bahwa tindakan seperti ini memang bagian dari dinamika demokrasi digital, namun harus tetap berada dalam koridor yang sehat.

“Ini memang bentuk dari kebebasan berekspresi di era demokrasi digital. Tapi menurut saya, ini sudah kelewat batas,” ujar Jokowi saat berbicara kepada wartawan di Solo, Rabu, 14 Mei 2025.

Menurut Presiden, berekspresi tidak boleh diartikan sebebas-bebasnya tanpa memperhatikan etika dan batasan sosial.

Baca Juga: Jokowi Laporkan Tudingan Ijazah Palsu: Lima Orang Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Ini Inisialnya

Meme Jadi Pengingat bagi Masyarakat

Presiden menilai insiden ini bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menggunakan kebebasan berekspresi di ruang digital.

“Ini bisa menjadi peringatan buat kita semua.

Demokrasi bukan berarti semua hal boleh dilakukan tanpa batas,” tambahnya.

SSS, mahasiswi yang diduga membuat meme tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Halaman:

Tags

Terkini