TITIKTEMU.CO - Pada kompetisi International PetroWell 2025, tim mahasiswa Teknik Perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih juara pertama.
Tim yang bernama "Next Champion" ini menyuguhkan solusi inovatif untuk desain fluida patahan (fracturing fluid) yang tidak hanya efektif dari sisi teknis, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan, efisiensi, dan ekonomi.
Komitmen terhadap Solusi Ramah Lingkungan
Tim ITB ini mengusulkan penggunaan PU-coated sand sebagai proppant untuk menjaga rekahan sumur agar tetap terbuka selama proses fracturing.
PU, yang merupakan bahan berbasis minyak kelapa sawit, telah diproses sedemikian rupa sehingga dapat menjadi pelapis pasir yang ramah lingkungan namun sangat efektif dalam mendukung keberhasilan operasi.
Baca Juga: Kerokan: Karya Seni Mahasiswa ITB yang Menginspirasi di Basoeki Abdullah Art Award #5
Proses Persiapan yang Menantang
Proses persiapan tim dimulai pada saat liburan kuliah, dengan pertemuan daring dan diskusi tentang teori fracturing fluid.
Meskipun tantangan jarak dan waktu sangat terasa, tim tetap fokus, memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi dengan mentor yang mereka dapatkan hanya beberapa hari sebelum esai final diserahkan.
ItbBaca Juga: Inspirasi Metode Belajar Efektif dari Alexander, Mahasiswa Berprestasi FTMD ITB 2024
Perjuangan Menuju Kemenangan
Di awal kompetisi, tim ini berhasil menjadi finalis dengan posisi kedua.
Mereka kemudian memfokuskan usaha untuk menyelesaikan esai dengan lebih matang, dan hasilnya adalah keberhasilan menjadi juara pertama.
"Kami sangat bersyukur dan merasa bangga karena meskipun ini adalah tantangan baru bagi kami, kami mampu meraih juara," ujar Rasel Ahmad Madinal, salah satu anggota tim.