Ia juga mengenang pertemuannya dengan Paus saat kunjungan ke Jakarta tahun 2024 sebagai momen yang berkesan, terlebih karena pesan-pesan kesederhanaan dan kepedulian terhadap kaum marjinal dari Paus.
Baca Juga: Tradisi Pemakaman Paus di Tiga Peti: Simbol, Makna, dan Transisi Kepemimpinan
Kunjungan Bersejarah Paus Fransiskus ke Indonesia
Pada September 2024, Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik selama empat hari ke Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Paus sempat bertemu dengan Presiden Jokowi, menyapa umat di Gereja Katedral, mengunjungi Masjid Istiqlal, dan memimpin Misa Akbar di Stadion Gelora Bung Karno.
Akhir Hidup Paus Fransiskus dan Proses Kesehatannya
Baca Juga: Penurunan Harga BBM RON 92 Hari Ini Kamis 24 April 2025 di Seluruh SPBU, Peluang Hemat bagi Konsumen
Sebelum wafat, Paus sempat dirawat selama lebih dari sebulan di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli akibat pneumonia bilateral.
Setelah kondisi membaik, beliau kembali ke kediamannya di Casa Santa Marta, namun akhirnya meninggal dunia pada usia 88 tahun.
Jejak Inspiratif Seorang Pemimpin Rohani
Kepergian Paus Fransiskus bukan hanya duka bagi umat Katolik, tapi juga bagi seluruh dunia yang mengagumi perjuangannya dalam menyuarakan kedamaian lintas iman dan bangsa.
Kehadiran Jokowi di Vatikan sebagai perwakilan resmi Indonesia menjadi bentuk penghormatan terakhir dari negeri yang pernah disinggahinya dengan kasih.***