Sonny menambahkan bahwa aturan ini bisa mengalami perubahan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Jika arus kendaraan lebih padat dari yang diperkirakan, maka skema one way bisa diperpanjang, seperti yang pernah terjadi pada Lebaran tahun sebelumnya.
Penerapan One Way Lokal di Semarang
Selain one way nasional, skema one way lokal juga akan diterapkan di area tertentu, terutama di wilayah Semarang, jika volume kendaraan mencapai ambang batas tertentu.
- Rute One Way Lokal: Gerbang Tol Kalikangkung – Bawen
- Kriteria Penerapan:
- Jika jumlah kendaraan yang melintas di Tol Kalikangkung mencapai 3.000 – 4.000 kendaraan dalam 3 jam berturut-turut
- Jika lintasan kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) mencapai 6.000 kendaraan per jam
- Jika lintasan kendaraan di GT Cikatama mencapai 8.000 kendaraan per jam, maka one way lokal di Semarang akan diberlakukan secara otomatis.
Baca Juga: Kabar Baik! Jawa Barat Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor 2024 dan Sebelumnya
Bagaimana Cara Pemudik Bisa Bersiap?
Agar perjalanan mudik Anda lebih lancar, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Cek Jadwal One Way & Ganjil Genap – Pastikan Anda berangkat sesuai dengan aturan tanggal ganjil-genap untuk menghindari kendala di jalan.
- Gunakan Rest Area Secara Bijak – Manfaatkan rest area sebelum mencapai titik kepadatan lalu lintas agar perjalanan lebih nyaman.
- Pantau Informasi Lalu Lintas – Ikuti update terkini melalui media sosial Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga untuk mengetahui kondisi lalu lintas secara real-time.
- Siapkan Alternatif Rute – Jika terjadi lonjakan kendaraan, pertimbangkan untuk menggunakan jalan arteri sebagai alternatif.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 bisa lebih tertib, lancar, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Jangan lupa untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan!***