5. Sistem akan mengirimkan PIN rahasia untuk memastikan keamanan data sebelum pengguna bisa mengakses layanan cetak KK online.
6. Cek kembali keakuratan data sebelum mencetak dokumen.
7. Cetak KK menggunakan kertas HVS ukuran A4 dengan berat minimal 80 gram.
Walaupun tidak dicetak di atas kertas khusus dengan hologram, KK yang dicetak sendiri tetap sah secara hukum karena sudah dilengkapi dengan tanda tangan elektronik berupa kode QR resmi dari Dukcapil.
Baca Juga: Cara Cek KTP dan Kartu Keluarga (KK) Online di HP dengan Mudah dan Aman
Mengapa KK Itu Penting?
Sebagai dokumen kependudukan utama, KK memiliki peran besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari administrasi kependudukan, akses layanan publik, hingga keperluan keuangan dan bantuan sosial.
1. Syarat Pengurusan Dokumen Kependudukan
Kartu Keluarga menjadi dokumen dasar untuk mengurus berbagai dokumen lainnya, seperti:
KTP elektronik (e-KTP) – Setiap warga negara yang berusia 17 tahun harus memiliki e-KTP, yang pembuatannya memerlukan KK sebagai dasar data.
Akta kelahiran – Untuk mendaftarkan kelahiran anak dan mendapatkan akta kelahiran, KK diperlukan sebagai dokumen utama.
Akta kematian – Ketika ada anggota keluarga yang meninggal, KK menjadi syarat dalam pengurusan akta kematian.
Baca Juga: Penerapan Sistem Satu Arah Plengkung Nirbaya Yogyakarta Dimulai
Pernikahan dan perceraian – Baik untuk menikah maupun mengurus perceraian, KK menjadi dokumen yang harus dilampirkan.
Pendaftaran sekolah – Sebagian besar sekolah meminta KK sebagai dokumen wajib saat penerimaan siswa baru.