TITIKTEMU.CO-Pemerintah kembali mengupayakan kelancaran arus mudik Lebaran 2025 dengan menerapkan Flexible Work Arrangement (FWA) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Work From Anywhere (WFA).
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kemacetan dengan memungkinkan pekerja memulai perjalanan mudik lebih awal.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa FWA akan diberlakukan untuk mendukung distribusi arus mobilitas masyarakat sebelum puncak mudik terjadi.
> “Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB terkait penerapan flexible work arrangement atau yang sebelumnya dikenal sebagai WFA,” ujar AHY saat meninjau kesiapan Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (1/3/2025).
Baca Juga: Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2025, Kabar Gembira untuk Pemudik!
Lebaran 2025 dan Tantangan Mobilitas yang Padat
Lebaran 2025 diperkirakan menjadi salah satu periode mudik tersibuk, terutama karena berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
Dengan tingginya angka mobilitas, pemerintah berusaha memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kebijakan FWA dirancang agar masyarakat dapat memilih waktu keberangkatan lebih fleksibel, sehingga kepadatan lalu lintas di jalan tol, terminal, stasiun, hingga bandara dapat tersebar merata.
Harapannya, pada 24 Maret 2025 (H-7 Lebaran 2025), FWA sudah efektif diterapkan.
Baca Juga: Sinopsis Film Safe, Jason Statham Menyelamatkan Gadis Cina Jenius
Selain FWA, pemerintah juga tengah menyelaraskan jadwal libur sekolah untuk semakin mengoptimalkan distribusi arus mudik.
Dengan begitu, keluarga yang bepergian bersama bisa menyesuaikan waktu perjalanan lebih baik, menghindari kepadatan di hari-hari puncak.
Mudik Lebih Nyaman, Arahan Langsung Presiden Prabowo