Presiden Prabowo menyoroti beberapa fakta berikut:
- Masih ada anak-anak yang mengalami kelaparan di Indonesia.
- Petani dan nelayan masih kesulitan mendapatkan harga yang layak untuk hasil panen dan tangkapan mereka.
- Beberapa daerah masih belum mendapatkan akses listrik yang memadai meskipun Indonesia kaya akan sumber daya energi.
Oleh karena itu, Danantara Indonesia hadir untuk menjawab permasalahan tersebut dengan strategi ekonomi yang lebih berani dan inovatif.
Baca Juga: Vatikan Umumkan Paus Fransiskus Terkena Gagal Ginjal Selain Sakit Pneumonia
Fokus Investasi Danantara Indonesia
Gelombang pertama investasi Danantara akan mencakup 20 proyek strategis bernilai miliaran dolar AS, yang berfokus pada sektor-sektor berikut:
1. Hilirisasi Sumber Daya Alam
Indonesia tidak ingin lagi hanya mengekspor bahan mentah seperti nikel, bauksit, dan tembaga.
Dengan hilirisasi, sumber daya ini akan diolah di dalam negeri agar memiliki nilai tambah lebih tinggi sebelum diekspor.
2. Industri Teknologi dan Digital
Danantara akan berinvestasi dalam pusat data, kecerdasan buatan (AI), dan infrastruktur digital untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam era ekonomi digital.
3. Ketahanan Energi
Pembangunan kilang minyak dan pabrik petrokimia menjadi prioritas agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar dan bahan baku industri.
4. Sektor Pangan dan Akuakultur
Investasi besar akan dilakukan di bidang pertanian modern dan perikanan berkelanjutan untuk memastikan ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.
5. Energi Terbarukan