nasional

Makan Bergizi Gratis Akan Merata di Indonesia Akhir 2025, Prabowo: Mohon Maaf yang Saat Ini Belum Terima

Selasa, 21 Januari 2025 | 06:00 WIB
Prabowo upayakan program MBG merata di Indonesia pada akhir tahun 2025. (Tim Media Prabowo Subianto)

TITIKTEMU.CO, Sumedang — Presiden RI Prabowo Subianto meminta maaf kepada orang tua dan anak-anak di beberapa sekolah yang belum merasakan pembagian program Makan Bergizi Gratis.

Hal itu Prabowo sampaikan dalam kesempatannya hadir di acara Peresmian Proyek Strategis Ketenagalistrikan di 18 Provinsi yang diselenggarakan di Bendungan, Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025).

 

Baca Juga: Kronologi Aksi Unjuk Rasa ASN di Jakarta, dari Pengakuan Pegawai yang Dipecat Menteri Satryo hingga Tepisan Kemdiktisaintek

“Makan bergizi ini secara fisik tidak mudah untuk segera ke seluruh rakyat. Untuk itu saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya minta maaf. Kepada semua orang tua, kemudian semua anak-anak yang belum menerima,” kata Prabowo

Lebih lanjut, Prabowo mentargetkan program Makan Bergizi Gratis diupayakan akan terpenuhi secara merata di Indonesia pada akhir tahun 2025.

 Baca Juga: Muhammadiyah Setuju Libur Sekolah Selama Ramadan, Perbanyak Waktu untuk Memperbaiki Akhlak dan Budi Pekerti

“Tapi saya yakini bahwa tahun 2025, akhir 2025, semua anak Indonesia akan dapat makan bergizi,” lanjutnya.

Mengingat, program Makan Bergizi Gratis ini merupakan proyek besar yang memerlukan pengelolaan dengan cermat sehingga diperlukan dana yang juga cukup besar.

“Ini proyek yang sangat besar, tidak ringan, fisiknya tidak ringan. Tapi, saya jamin dananya ada. Saya jamin dananya ada untuk semua anak-anak Indonesia yang makan,” tutur Prabowo.

Baca Juga: Pemirsa Indosiar Bakal Dimanjakan Sepak Bola Pekan Ini, Selain Liga 1 Ada Kejuaraan Lain

Prabowo turut berpesan kepada anak-anak murid di sekolah untuk tidak perlu lagi menuliskan surat ucapan terima kasih kepadanya atas Makan Bergizi Gratis yang dibagikan, karenanya hal itu sudah menjadi tanggung jawab Prabowo dan para jajaran terkait.

“Dan kedua, saya minta semua guru-guru tolong. Saya sangat menghargai tapi tidak perlu jangan ucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo. Ini kewajiban saya sebagai Presiden,” tegas Prabowo.

“Ini kewajiban saya. Jadi, tidak perlu ucapkan terima kasih kepada saya. Anak-anak diajarkan hormati orangtua, hormati guru,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini