"Jika satu kelompok atau satu wilayah saja kita kasih Rp100 juta, maka (anggaran yang dibutuhkan) Rp8,3 triliun," tegasnya.
Selain itu, Pigai juga mengklaim telah memiliki tim di lapangan sebanyak 1.0007 tim yang siap bekerja untuk mengawal implementasi program-program HAM agar langsung menyentuh masyarakat.
"Nanti di dalam perjalanan, kami akan mengatur pasukan-pasukan kami. Dan nanti akan lebih mudah karena kami membentuk kantor wilayah," pungkasnya.
Baca Juga: 6 Drama Korea Tayang November 2024 yang Paling Ditunggu, Nomor 6 Dinantikan Selama 5 Tahun
Minta Anggaran di Atas Rp20 Triliun Untuk Kementerian HAM
Dalam kesempatan berbeda, Menteri HAM RI Pigai pernah mengungkapkan akan ada penambahan anggaran untuk program-program kementeriannya yang mencapai Rp20 triliun.
Menurut Pigai, program pembangunan HAM itu mencakup banyak hal yang terjadi atas fisik dan nonfisik, seperti pembuatan regulasi hingga pemenuhan hak masyarakat.
"Kalau negara punya kemampuan, maunya (anggaran untuk Kementerian HAM) di atas Rp20 triliun," ujar Menteri HAM RI usai acara penyambutan di Kantor Direktorat Jenderal HAM, Jakarta, pada Senin, 21 Oktober 2024.
"Dan Pigai bisa bangun, jangan anggap saya remeh. Saya ini orang pekerja lapangan di HAM. Saya bisa, kalau negara punya anggaran," tandasnya.***