nasional

Baru 3 Hari Dilantik, Ini Deretan Kontroversi Menteri di Kabinet Merah Putih.

Rabu, 23 Oktober 2024 | 15:33 WIB
Mengintip rekam jejak para tokoh bermasalah yang kini dilantik di Kabinet Merah Putih Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Inilah ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@gibran_rakabuming)

Baca Juga: Bazaar UMKM BRILiaN Kembali Digelar, BRI Bantu Perluas Penjualan Usaha Prukades dan Klaster Usaha

3. Edward Omar Sharif Hiariej

Pada November 2023, KPK pernah menetapkan Wamen Kumham, Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa Eddy, sebagai tersangka kasus dugaan suap.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata membenarkan kasus Eddy yang dilaporkan oleh Indonesia Police Watch (IPW) ke KPK atas dugaan gratifikasi sebesar Rp7 miliar.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso juga melaporkan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi itu, yakni Asisten Pribadi Eddy, Yogi Ari Rukmana, dan Advokat Yosie Andika Mulyadi.

Baca Juga: Ini Gaji, Tunjangan dan Tugas Doktor HC Raffi Ahmad yang Jadi Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto

4. Wahyu Trenggono

Pada Juli 2024, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Trenggono pernah menjalani pemeriksaan KPK dalam kasus korupsi pengadaan barang dan jasa.

Saat itu, KPK tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi dalam kerjasama antara PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama.

KPK menduga terdapat kerugian negara mencapai ratusan miliar dalam perkara ini.

5. Airlangga Hartarto

Pada Agustus 2024, Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menuai sorotan publik terkait dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya.

Baca Juga: Zonk! Bahrain Tepok Jidat. FIFA Tolak Permintaan Laga Kontra Indonesia Diadakan di Tempat Netral

Menko Perekonomian yang kini dilantik Presiden Prabowo itu menerima surat pemanggilan dari Kejagung untuk diperiksa dalam kasus korupsi yang melibatkan Kementerian Perdagangan periode 2021-2022.

Situasi menjadi lebih rumit ketika muncul ancaman penggeledahan dan penjemputan paksa, hingga Airlangga diperintahkan partainya, Golkar, untuk membuat video pengunduran diri.***

Halaman:

Tags

Terkini