TITIKTEMU.CO, Jemaah haji Indonesia kembali melanjutkan rangkaian prosesi haji setelah wukuf di Arafah dengan mabit di Muzdalifah. Jemaah terpantau datang bergelombang sejak Sabtu Maghrib kemudian menempati maktab masing-masing yang telah disediakan Mashariq.
"Jemaah haji yang tiba di Muzdalifah mulai didorong menuju Mina pukul 00.00 Waktu Arab Saudi (WAS)," ungkap Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdillah.
Abdillah menyebut proses penerimaan jemaah memasuki Muzdalifah berjalan dengan lancar dan semua kendala dapat teratasi. "Semua berjalan lancar, karena di Muzdalifah juga beberapa fasilitas sudah kita siapkan, karpet untuk alas duduk atau istirahat para jemaah," terangnya.
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Satu Klinik dan Lima Pos Satelit Kesehatan di Arafah dan Mina
Fasilitas untuk jemaah juga dilengkapi dengan ketersediaan air minum pada beberapa titik di sekitar jemaah yang mudah untuk dijangkau.
Selain jemaah haji yang sehat untuk mabit, ada juga yang memakai skema murur atau melintas.
Adanya murur sangat membantu mengantisipasi kapasitas wilayah Muzdalifah yang diprediksi akan padat dengan jemaah. Jemaah skema murur memiliki kriteria lanjut usia, disabilitas, risiko tinggi dan lansia tanpa pendamping. Jemaah skema murur tidak turun dari bus tapi langsung menuju Mina. Ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan di Muzdalifah
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Skema Murur Berlangsung Lancar Semalam
"Karena sudah ada jemaah yang murur tapi memang terlihat sudah sangat full di kapasitas di Muzdalifah ini. Artinya memang dengan adanya murur ini sangat membantu untuk memperhatikan keamanan dan keselamatan Jemaah selama di Muzdalifah dari kesempitan atau berdesak-desakan," pungkasnya.
Pendorongan jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina selesai hingga Minggu 16 Juni 2024, sudah selesai pukul 07.30 Waktu Arab Saudi