Baca Juga: Kalender Puasa 2024: Jadwal Puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H Jatuh Pada Tanggal ini...
Mulai Puasa Ramadhan 2024 Versi NU
Nahdlatul Ulama (NU) melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menentukan mulai puasa Ramadhan 2024 melalui dua tahapan.
Pertama didasarkan hasil hisab posisi hilal pada 29 Syaban dengan kriteria yang mengacu pada imkanur rukyat hasil kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Penetapan pastinya baru akan ditentukan atau baru bias diketaui melalui pengamatan hilal sesuai dengan ketetapan sidang isbat Kemenag.
Baca Juga: Kumpulan Kata Bijak Buka Puasa Ramadhan 2024: Ucapan Motivasi untuk Pacar, Teman dan Sahabat
Mulai Puasa Ramadhan 2024 Versi Muhammadiyah
Pusat Pimpinan (PP) Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan adalah 11 Maret 2024. Hal ini berdasarkan surat penetapan Hasil Hisab Awal Ramadan, 1 Syawal, dan 10 Zulhijah 1445 H.
Surat ketetapan ditandatangani Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas dan Sekretaris Atang Solihin.
Berdasarkan keputusan tersebut, hilal sudah terlihat dan awal Ramadhan sudah dimulai sejak terbenamnya matahari pada 10 Maret 2024.
Berpedoman pada hisab wujudul hilal, tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta pada 10 Maret 2024 yakni (¢ = -07° 48′ LS dan l= 110° 21′ BT ) = +00° 56′ 28".
Baca Juga: Kehadiran Ramadhan Sananta Untuk Memperkuat Tim U-24 Indonesia Di Babak 16 Besar
Saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, bulan berada di atas ufuk (hilal sudah wujud) kecuali di wilayah Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
Adapun menjelang Ramadhan, doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca ketika melihat hilal awal Ramadhan adalah sebagai berikut:
Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah. Hilalu rusydin wa khairin