Selain mendapat sebutan 'gemoy', Prabowo juga mengatakan rasa gemas masyarakat kerap ditunjukkan melalui cubitan hingga cakaran yang mengarah kepadanya.
Namun, Prabowo sama sekali tidak keberatan karena baginya, aksi tersebut adalah tanda cinta masyarakat kepadanya.
"Bapak itu kan kalau kemana-mana, ramainya sampai ratusan ribu orang. Kalau saya lihat videonya, bapak dicubitin emak-emak, ditarik, ada yang kecakar, pasti. Saya penasaran, waktu dicubit, ada kepikiran mencubit balik, nggak?" ucap Deddy sembari tertawa.
"Kecakar juga pernah, sering. Ini betadine melulu," kata Prabowo sembari menunjuk punggung tangannya.
Baca Juga: Hati-hati Serangan Fajar Menjelang Coblosan! Ini Hukum Memberi dan Menerima Politik Uang dalam Islam
"Baju ditarik, celana juga kadamg ditarik-tarik, makanya ikat pinggang harus kenceng itu," cerita Prabowo disambut tawa keras Deddy.
"Tapi saya tahu itu maksudnya baik, saya juga terharu. Saya pikir ya, bagaimana ya? Mereka kok terlalu besar berarap dari saya. Saya tuh terharulah. Ya mungkin mereka enggak sadar, mereka gemas," lanjut Prabowo.
Prabowo merasa sangat terhormat menerima antusias masyarakat. Menurut Prabowo, hal itu yang membuatnya selalu mengucapkan terima kasih pada masyarakat di setiap wilayah yang disinggahi.
"Makanya saya selalu katakan terima kasih. Saya selalu ucapkan 'terima kasih Anda jauh-jauh datang, Anda berjam-jam berdiri, menunggu saya, ingin menyapa saya. Dan begitu saya datang, Anda menyambut dengan baik'," kata Prabowo.***