TITIKTEMU.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir menegaskan generasi muda mempunyai peranan sangat penting dalam transformasi BUMN dan juga bersih-bersih BUMN.
"Kita mempunyai sejarah panjang dalam keterlibatan generasi muda dalam membangun negara. Saatnya, generasi muda harus mempunyai komitmen untuk bicara kejujuran, transparansi dengan solusi, dan generasi muda harus berani untuk melawan korupsi, serta mempunyai karakter kuat dalam mewujudkan Indonesia Bersih," ujar Erick Thohir.
Karena itu, Erick yakin jika Indonesia akan bisa bebas dari korupsi jika dipimpin oleh generasi muda yang mau berkomitmen untuk selalu berbicara kejujuran dan menjaga Akhlak serta karakter pemimpin bersih.
"Saya yakin korupsi bisa dihapuskan ketika generasi muda saat ini punya komitmen kepada para pendahulu, karena semua itu harus terjadi dari usia dini," imbuh Erick.
Baca Juga: Kondisi BUMN Kini Jauh Lebih Sehat. Erick Thohir: Korupsi Waskita Beton Terjadi Jauh Sebelum 2019
Penegasan ini disampaikan Erick Thohir dalam acara Sound Of Justice Road To Campus 2023, yang digelar di Gedung Ternate Aseec Tower Universitas Airlangga, Surabaya. Acara yang diselenggarakan Komunitas Jaksapedia tahun ini, mengusung tema "Demi Indonesia Tanpa Korupsi" dan diikuti oleh ratusan mahasiswa Universitas Airlangga.
Senada dengan Menteri BUMN, Rektor Airlangga, Prof. Dr. Mohammad Nasih mengungkapkan, pendidikan anti korupsi sejak dini sangat penting demi tercipta generasi yang sadar dan memahami bahaya korupsi, bentuk-bentuk korupsi, dan tahu akan sanksi yang akan diterima.
Sementara itu terkait bersih-bersih yang dilakukan di BUMN saat ini, Erick Thohir menyampaikan tanggung jawab Kementerian BUMN dalam mengelola koorporasi negara yang bertujuan untuk memperkuat benteng ekonomi nasional dan pelopor pembangunan. Untuk itu BUMN harus bersih dan kuat.
Baca Juga: Presiden Tegaskan Pemerintah Terus Perbaiki Sistem Cegah Korupsi
"Kementerian BUMN sebagai benteng ekonomi nasional, karena 30 persen ekonomi nasional ada di BUMN dan ini korporasi yang harus memberikan pendapatan kepada negara, maka penting bagi kami untuk berkomitmen menjaga BUMN agar kuat dan makin bersih," ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, Kementerian BUMN sadar bahwa bersih- bersih tidak bisa dilakukan sendiri, butuh keterlibatan banyak pihak, salah satunya dengan menggandeng kejaksaan, seperti yang dilakukan saat ini.
Dalam kesempatan yang sama Jaksa Agung Muda Pidana Umum kejaksaan Agung, Fadil Zumhana mengungkapkan langkah yang dilakukan oleh kementerian BUMN patut diapresiasi, hal ini menunjukkan komitmen dalam upaya bersih-bersih yang dilakukan dilingkungan BUMN.
Kerja sama kedua lembaga ini terbukti memberikan hasil yang signifikan. Salah satu yang paling monumental adalah, saat penyelesaian restrukturisasi Garuda. Kerjasama ini terus dilanjutkan kedepannya, termasuk penyelesaian sejumlah kasus yang tengah berjalan.
Artikel Terkait
Saat Ketua KPK Firli Bahuri serahkan aset rampasan korupsi Anas Urbaningrum dan Emirsyah Satar kepada TNI AU
Petinggi di PT Huawei Tech Investment jadi tersangka korupsi penyediaan infrastruktur BTS Kemenkominfo
Kondisi BUMN Kini Jauh Lebih Sehat. Erick Thohir: Korupsi Waskita Beton Terjadi Jauh Sebelum 2019
Presiden Tegaskan Pemerintah Terus Perbaiki Sistem Cegah Korupsi