INFO HAJI 2023 : Jemaah Mulai Didorong dari Madinah ke Mekkah

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Kamis, 1 Juni 2023 | 22:19 WIB
Jamaah Haji sedang melaksanakan Tawaf, mengelilingi Kabah. Ilustrasi  (Piqsel)
Jamaah Haji sedang melaksanakan Tawaf, mengelilingi Kabah. Ilustrasi (Piqsel)

TITIKTEMU.CO , Mulai 1 Juni 2023, Jemaah haji mulai didorong dari Madinah menuju Makkah untuk menjalani ibadah umrah di Masjidil Haram.

“Sebanyak 1.889 jemaah mengawali keberangkatan dari Madinah menuju Makkah untuk umrah wajib,” terang Kepala Seksi Layanan Kepulangan dan Kedatangan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Edayanti Dasril dalam keterangan persnya di laman Kemenag.

“Mereka terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), masing-masing kloter pertama Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 01), Solo (SOC 01), Makassar (UPG 01), Aceh (BTJ 01), dan Kualanamu/Medan (KNO 01),” sambung Edayanti.

Baca Juga: INFO HAJI 2023 : Kamar Jemaah Di Mekkah Disiapkan Ramah Lansia

Dijelaskan Edayanti, dalam perjalanan dari Madinah menuju Makkah, Jemaah haji  terlebih dahulu mengambil miqat makani (tempat) untuk berihram di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali.

“Jemaah akan menempuh perjalanan kurang lebih 450 km ke Mekkah dan waktu sekitar lima jam,” katanya.

 

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga tanggal 31 Mei 2023, pukul 24.00 WIB, jemaah dan petugas yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 47.775 orang atau 124 kelompok terbang.

“Jemaah yang wafat berjumlah 8 orang. Jemaah wafat disalatjenazahkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di Baqi. Sesuai ketentuan, jemaah yang wafat akan dibadalhajikan,” terang Edayanti.

Sejalan pendorongan jemaah dari Madinah, lanjut Edayanti, petugas haji Daerah Kerja Mekkah telah siap menyambut dan melayani para tamu Allah menjalani ibadah.

Baca Juga: INFO HAJI 2023 : Jika Jemaah Tidak Kuat Ada Skuter Atau Kursi Roda, Ini Biaya Sewanya

“Pemondokan, berbagai fasilitas ramah lansia, dan dan fasilitas pendukung bagi lansia dan disabilitas sudah dicek kesiapaannya, seperti kursi tambahan di bawah shower dan handrail (pegangan tangan) di kamar mandi,” katanya.

“Bahkan, di beberapa hotel disiapkan juga tombol dan lampu darurat untuk para disabilitas dan lansia,” tambahnya.

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X