Menkeu Purbaya Sebut Kenaikan Harga Pertamax Tak Picu Inflasi Tinggi, Dampaknya Dinilai Sangat Terbatas

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 11 Juni 2026 | 10:44 WIB
Menkeu Purbaya sebut kenaikan Pertamax tidak berdampak banyak pada inflasi (YouTube/Kemenkeu RI)
Menkeu Purbaya sebut kenaikan Pertamax tidak berdampak banyak pada inflasi (YouTube/Kemenkeu RI)

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah, Sedot 6,5 Juta Penonton dan Miliaran Dolar

Dalam kebijakan terbaru tersebut, harga Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.

Sementara Pertamax Green (RON 95) juga naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Di sisi lain, harga BBM bersubsidi masih dipertahankan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Adapun harga BBM nonsubsidi lainnya saat ini berada pada level:

  • Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
  • Dexlite: Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter

Pemerintah berharap penyesuaian harga BBM nonsubsidi tersebut tetap mampu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan pasokan energi dan stabilitas ekonomi nasional tanpa memberikan tekanan besar terhadap inflasi maupun daya beli masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X