Kondisi Rumah yang Nyaris Tak Tersisa
Dalam unggahan Instagram lainnya, Uya menunjukkan kondisi rumah yang sudah sulit dikenali.
Ruang tengah kosong tanpa perabotan, hanya ada barang-barang kecil yang tampak dibuang begitu saja.
Coretan bernada kasar memenuhi dinding, sebagian bahkan mengarah langsung pada keluarganya.
Astrid hanya menatap kosong, berusaha mengingat barang-barang yang dulu pernah menghiasi rumah tersebut.
Luka Terbesar Ada di Kenangan
Menurut Uya, kehilangan terbesar bukan pada barang-barang mewah, melainkan pada benda yang menyimpan cerita keluarga.
“Barang-barang saya ya sudahlah, tapi bagaimana dengan barang mertua saya, barang karyawan saya, dan barang anak-anak saya?” ungkapnya.
Ia bahkan menghubungi Cinta dan Nino untuk memperlihatkan kamar mereka yang kini kosong.
Reaksi anak-anaknya membuat suasana semakin pilu, apalagi menyadari barang yang hilang adalah hasil jerih payah mereka sendiri.
Baca Juga: Revolusi Pelan-Pelan: Slow Living sebagai Jurus Rahasia Menang di Era Serba Cepat
Kerja Keras Anak-Anak Ikut Terenggut
Uya menuturkan bahwa kedua anaknya sudah terbiasa mandiri sejak SMP. “Cinta dari kelas 3 SMP, Nino dari kelas 2 SMP tidak dapat uang jajan dari saya.
Mereka dapat penghasilan sendiri yang cukup besar dari YouTube dan syuting TV,” jelasnya.