Bon Appétit, Your Majesty Digempur Kritik Sejarah, Begini Klarifikasi Penulisnya

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 22 September 2025 | 14:00 WIB
Drama Korea terbaru tvN, Bon Appétit, Your MajestPopularitas Beriring Kontroversi (Instagram @kdrama.one)
Drama Korea terbaru tvN, Bon Appétit, Your MajestPopularitas Beriring Kontroversi (Instagram @kdrama.one)

TITIKTEMU.CO - Drama Korea terbaru tvN, Bon Appétit, Your Majesty, yang juga tayang di Netflix, tengah jadi buah bibir.

Serial romantis ini menceritakan seorang koki yang tanpa sengaja terlempar ke era Joseon, namun popularitasnya terselip kritik tajam.

Penonton menyoroti adanya dugaan “distorsi sejarah” dalam beberapa adegan, terutama yang menggambarkan hubungan diplomatik antara Kerajaan Joseon dan Dinasti Ming.

Baca Juga: Drama Korea Bon Appetit, Your Majesty Masih Puncaki Rating di Minggu Ketiga

Penulis Naskah Akhirnya Buka Suara

Menanggapi serangan kritik tersebut, Park Guk Jae, sang penulis naskah, angkat bicara lewat media sosial.

Ia menjelaskan bahwa adegan-adegan kontroversial tidak dibuat sembarangan, melainkan merujuk pada Gukjo Oryeui—Kitab Tata Ritus Nasional Dinasti Joseon yang disusun pada 1474 sebagai pedoman resmi upacara kerajaan.

Baca Juga: 8 Drama Korea Era Joseon 2025: Kisah Cinta, Intrik, dan Hantu Istana

Adegan yang Dipermasalahkan

Salah satu adegan yang paling ramai diperbincangkan adalah saat Raja Lee Heon (diperankan Lee Chae Min) duduk sejajar dengan utusan Dinasti Ming.

Menurut Park, dalam teks resmi disebutkan bahwa utusan mewakili kaisar dan ditempatkan pada posisi lebih tinggi secara ritual Konfusianisme—utusan duduk di timur, raja di barat.

Hal ini bukan berarti Joseon tunduk pada Ming, melainkan mengikuti tata protokol yang berlaku kala itu.

Adegan lain yang juga jadi sorotan adalah ketika Raja Lee Heon tampak membungkuk di hadapan utusan.

Park meluruskan bahwa itu bukan tanda menyerah atau kehilangan kedaulatan, melainkan bagian dari etika diplomatik internasional yang tercatat di naskah resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X