Tito mengingatkan para kepala daerah agar lebih berhati-hati ketika menentukan kebijakan pajak dan retribusi.
Ia menekankan pentingnya sosialisasi yang matang, mempertimbangkan dampak ekonomi, serta menghindari kebijakan yang membebani masyarakat.
“Lakukan bertahap saja. Perhitungan NJOP juga jangan sembrono,” pesannya.
Awal Mula Polemik
Kasus ini mencuat saat kebijakan kenaikan PBB yang dikeluarkan Bupati Sudewo memicu protes massal.
Meski kebijakan sudah dicabut, sebagian warga tetap menuntut agar Sudewo mundur dari jabatannya.
Gelombang demonstrasi itu menjadi sorotan nasional, namun kini pemerintah pusat berharap ketegangan mereda dan Pati kembali tenang.***
Artikel Terkait
Royalti Lagu vs Suara Burung: Hotel Dikirimi Somasi, LMKN Disemprit Netizen
HUT ke-80 RI, Kuota Terbatas, Begini Cara Dapat Undangan Upacara di Istana
Tunas Kelapa dan 1001 Maknanya, Filosofi Mendalam di Balik Lambang Pramuka Indonesia
Profil dan Fakta Menarik Salman Subakat, Inovator di Balik Wardah, Make Over, dan Emina yang Mengubah Wajah Industri Kosmetik Indonesia
Avtur dari Minyak Jelantah? Inovasi SAF Pertamina Siap Ubah Wajah Penerbangan Indonesia!
15 Link Twibbon HUT ke-80 RI Tahun 2025 Desain Keren Merah Putih: Rayakan Kemerdekaan di Media Sosial pada 17 Agustus
Cristiano Ronaldo-Georgina Rodriguez Bertunangan Setelah 8 Tahun Bersama, Segini Harga Cincin Berlian yang Diberikan
Merah Putih One for All Tayang Terbatas, Bioskop Mana saja? Cek Link Tiket dan Cara Belinya
Jadwal Nonton Duluan Film Horor Labinak: Mereka Ada di Sini, Kisah Mencekam Sekte Kanibal
Resep Bubur Merah Putih, Sajian Tradisional Penuh Makna untuk HUT ke-80 Kemerdekan Indonesia