100 Ton Kurma dari Raja Salman: Begini Cara Kemenag Bagikan ke Masjid dan Ormas Islam

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Senin, 24 Februari 2025 | 07:45 WIB
100 Ton Kurma dari Raja Salman: Begini Cara Kemenag Bagikan ke Masjid dan Ormas Islam (Kemenag)
100 Ton Kurma dari Raja Salman: Begini Cara Kemenag Bagikan ke Masjid dan Ormas Islam (Kemenag)

TITIKTEMU.CO - Simak bagaimana Kemenag membagikan 100 ton kurma dari Raja Salman ke masjid dan ormas Islam di seluruh negeri.

Setiap Ramadan, ada satu hal yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Indonesia, yaitu bantuan kurma dari Kerajaan Arab Saudi.

Tahun ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima bantuan 100 ton kurma yang diserahkan langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdulah H. Amodi.

Baca Juga: Kerjasama Perdana Lion Air Resmi Angkut Jemaah Haji 2025: Terobosan Baru Kemenag!

Kurma ini menjadi simbol persahabatan dan cinta antara dua negara besar, Indonesia dan Arab Saudi.

"Setiap tahun kita menerima bantuan ini, meskipun jumlahnya belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Muslim di Indonesia," ujar Nasaruddin Umar saat menerima bantuan tersebut di Jakarta.

Bagaimana Cara Kurma Dibagikan?

Bantuan kurma yang dikemas dalam empat kontainer (masing-masing berisi 25 ton) ini akan didistribusikan oleh Kementerian Agama (Kemenag) ke berbagai masjid besar dan ormas-ormas Islam di seluruh Indonesia. "Kita mencoba mendistribusikan seadil mungkin. Ada ormas-ormas Islam dan masjid-masjid yang sudah terdata di Kemenag," jelas Nasaruddin.

Baca Juga: Lembah Tidar: Sekitar Tempat Retret Kepala Daerah dan Wisata Alam di Magelang

Masjid-masjid besar seperti Masjid Istiqlal mendapatkan kuota khusus karena banyaknya jamaah yang berbuka puasa di sana. Namun, Nasaruddin mengakui bahwa tantangan terbesar adalah menjangkau daerah-daerah terpencil. "Kalau dikirim ke daerah tertentu, ongkos kirimnya kadang lebih mahal dari harga kurmanya," candanya.

Kurma Datang Lebih Awal, Apa Dampaknya?

Berbeda dari tahun lalu, bantuan kurma kali ini tiba lebih awal sebelum Ramadan dimulai. Hal ini memberikan kesempatan bagi Kemenag untuk menjangkau wilayah-wilayah yang lebih jauh. "Kita harap bisa sampai ke luar Jakarta juga, apalagi kalau ada pihak-pihak di daerah yang bersedia menjemputnya," tambah Nasaruddin.

Bantuan kurma ini memang tidak cukup untuk seluruh penduduk Muslim Indonesia, tetapi tetap menjadi bentuk kepedulian yang sangat dihargai. "Ini adalah tanda cinta dan persahabatan antara Indonesia dan Arab Saudi yang sangat mengesankan," tutupnya.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X