TITIKTEMU.CO, Keterlambatan Garuda Indonesia, membuat jemaah haji kelompok terbang (kloter) 58 Embarkasi Solo (SOC-58) mengaku was-was dibuatnya. Hal ini menimbulkan banyak tanya akan kepastian keberangkatan bagi jemaah.
Sebagian jemaah memilih untuk memendamnya, karena merasa ini perjalanan ibadah, kemudian mengambil hikmahnya.
Salah satu jemaah haji dari Kabupaten Semarang, Aries mengungkapkan dirinya sempat dibuat was-was dengan adanya informasi keterlambatan Garuda Indonesia. Adanya pemberitahuan perubahan jadwal, cukup melegakan. Sehingga, dirinya bersiap untuk ke Embarkasi Solo sesuai jadwal keberangkatan yang baru.
Baca Juga: Kemenhub Tegur Keras Garuda Indonesia, Untuk Perbaiki Layanan Haji 2024
Hal yang sama disampaikan jemaah lainnya yang juga dari Kabupaten Semarang, Mujiono. Ia berharap pihak Garuda bisa mengoreksi kekurangan yang terjadi. "Saya sendiri mengambil hikmah dari keterlambatan ini," ujar Mujiono.
Dari informasi yang dihimpun Tim Media Center (MCH) Daerah Kerja (Daker) Bandara, dampak keterlmabatan sangat dirasakan pada kloter pertama yang mengalami reschedule jadwal. Dikarenakan mereka sudah berada di embarkasi, dan telah meninggalkan rumah. Sehingga, waktu tunggu harus dihabiskan di embarkasi atau di bandara. Sedangkan, bagi jemaah yang belum berangkat masih dapat menyesuaikan waktu keberangkatan dari rumah.
Harapan terhadap perbaikan manajemen Garuda ini ditekankan oleh Ketua Kloter SOC 50, Nor Imanah dan Ketua Kloter SOC-65, Ahmadun. Menurut keduanya, ketepatan waktu menjadi salah satu kepuasan jemaah atau penumpang.
Baca Juga: INFO HAJI 2024 : Pemegang Visa Non Haji Asal Indonesia Diamankan Aparat Saat Miqat di Bir Ali
"Kami memang terkena delay cukup lama. Bagi yang rajin membuka informasi di sosmed grup, maka bisa menyesuaikan dengan cepat. Tapi yang jarang buka sosmed, sudah terlanjur berangkat dari rumah. Kami harap Garuda segera berbenah dan mengatasi masalah ini ke depannya, " ujar jemaah haji asal Yogyakarta, Nor Imanah dari Yogyakarta.
Sedangkan Ahmadun yang berasal dari Demak mengungkapkan, kloternya hanya terlambat belasan menit saja. Namun demikian ia tetap berharap Garuda segera mengatasi ini, termasuk memperbaiki imagenya.
Artikel Terkait
INFO HAJI 2024 : Ketahui Sunnah dan Larangan Saat Berihram
INFO HAJI : Linjam Haji , Siaga 24 Jam untuk Membantu Jemaah
INFO HAJI 2024 : Jemaah Diimbau Perbanyak Manasik di Hotel dan Batasi Ziarah
INFO HAJI 2024 : Cuaca Sangat Panas, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Menggunakan Masker
INFO HAJI 2024 : Pemegang Visa Non Haji Asal Indonesia Diamankan Aparat Saat Miqat di Bir Ali