Jokowi Sebut Nama Erick Thohir, Saat Mempersilahkan Relawan Panaskan Mesin Politik

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Minggu, 17 September 2023 | 19:12 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo menyaksikan langsung kemenangan Timnas Indonesia (PSSI)
Ketum PSSI Erick Thohir dan Presiden Joko Widodo menyaksikan langsung kemenangan Timnas Indonesia (PSSI)

TITIKTEMU.CO, Presiden Joko Widodo yang  menghadiri acara rembug nasional relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet)  Sabtu (16/9) di  Kota Bogor, mempersilakan relawan pendukungnya memanaskan mesin politik menjelang Pilpres 2024. Tapi , Jokowi dengan cepat mengingatkan agar mesin yang sudah panas itu, tidak dijalankan dulu karena harus menunggu instruksi darinya.

Menariknya, saat mempersilakan relawan pendukungnya memanaskan mesin ini, Jokowi sempat menyebut nama Menteri BUMN Erick Thohir. Nama Erick ini santer disebut sejumlah lembaga survei sebagai kandidat paling kuat sebagai cawapres, baik Prabowo Subianto maupun Ganjar Pranowo.

 

“Kalau ingin memanaskan mesin ya silakan, mesinnya dipanaskan, tapi jangan dijalankan dulu. Internal struktur relawan diperkuat, jangan tergesa-gesa. Erick Thohir,….ya gak apa-apa, wong namanya demokrasi, bersuara gak apa-apa,” kata Jokowi.

Baca Juga: David Bayu Guncang Panggung Fandom Super Land, Erick Thohir Menjadi Penonton Yang Ikut Terhanyut

Menurut Jokowi, koalisi atau gabungan partai politik  sendiri belum pasti, termasuk seluruh pasangan bakal capres dan bakal cawapres yang akan berlaga pada Pemilu 2024. Untuk itu, Jokowi meminta relawan perlu bersabar menunggu untuk memutuskan siapa bakal capres dan bakal cawapres yang akan menerima dukungan.

Jokowi menjelaskan bahwa Pemilu 2024, Pemilu 2029, dan Pemilu 2034 akan sangat menentukan apakah Indonesia bisa menjadi negara maju atau terjebak sebagai negara berkembang. Jangan sampai seperti  sejumlah negara di Amerika Latin dan Amerika Selatan, yang sejak dekade 1950 masih menyandang status sebagai negara berkembang hingga saat ini karena  tidak memanfaatkan kesempatan untuk melompat menjadi negara maju.

Oleh karena itu, kata Jokowi, pada Pemilu 2024, Pemilu 2029, dan Pemilu 2034, bangsa Indonesia perlu mendapatkan pemimpin yang bisa membawa Indonesia menjadi negara maju.

“Kita harus mampu dalam tiga periode ke depan, memiliki pemimpin yang bisa membawa kita semua melompat menjadi negara sejahtera karena kita ingin sejahtera,” kata Jokowi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X