Menyediakan kuliner khas sekaligus menu zaman dulu yang langka dan legendaris, yaitu oseng jambu mete, yaitu buah jambu mete yang diolah oseng.
Oseng jambu mete ini langka karena jambu mete sebagai bahan dasar hanya tersedia pada musim tertentu, tidak setiap hari ada.
Namun, warung makan ini selalu menyediakan menu top lainnya, yaitu sego goreng tiwul. Sama seperti nasi goring pada umumnya, hanya saja bahan dasarnya adalah nasi tiwul atau nasi dari singkong.
Bedanya, sego goreng tiwul itu tidak menggunakan kecap. Harga cukup terjangkau, hanya Rp 10 ribu sudah menggunakan telur.
3. Kedai Mie Wonogiren SS
Lokasi Kedai Mie Wonogiren SS ada di Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, tepat di pinggir jalan raya Wonogiri-Sukoharjo.
Menu andalan tempat makan di Wonogiri ini adalah mi ayam goreng. Harganya sangat terjangkau, hanya Rp 8.000 seporsi.
Kedai Mie Wonogiren SS buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB - 21.00 WIB. Banyak yang menyebut inilah mi ayam paling enak se-Asia Tenggara.
4. Sayur Kuning Mbah Dayat
Tempat makan di Wonogiri dengan kuliner khas dan langka adalah Mbah dayat yang menyajikan menu sayur kuning.
Menu ini berbahan dasar pepaya muda dan nangka yang dimasak dengan tambahan kunir sehingga kuah berwarna kuning.
Warung Sayur Kuning Mbah Dayat kini dikelola generasi kedua, yaitu Mbak Emil. Menu ini bisa dinikmati mulai subuh di Pasar Bung Karno pada hari pasaran Legi, Pahing dan Wage.
Selain harti pasaran, warung makan Sayur Kuning Mbah Dayat berjualan di rumahnya, Dusun Balerejo, Desa Watuagung, Wonogiri mulai pukul 11.00-20.00 WIB.