komunitas

Lomba Ngadi Saliro Ngadi Busono, Sambut Hari Ibu ke-93 Digelar di Sragen

Jumat, 3 Desember 2021 | 12:13 WIB
Para juara lomba Ngadi Saliro Ngadi Busana berpose bersama Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (pic. pemkab sragen)

Selain memeriahkan Hari Ibu, Ny Damai menambahkan lomba tersebut juga digelar untuk menanamkan kecintaan kalangan ibu-ibu agar semakin nguri-uri budaya Jawa utamanya dalam hal berbusana.

Baca Juga: 7 Tempat Roasting Kopi di Solo yang Recommended

"Sebagai pendamping suami, wanita itu tidak hanya cantik luarnya saja, tapi dalamnya juga harus cantik. Pepatah jawanya Ajining Rogo Ana Ing Busono," terangnya.

Pihaknya berharap lomba berbusana Jawa itu diharapkan menjadi momentum untuk kalangan ibu-ibu utamanya Dharma Wanita agar melestarikan dan mencintai budaya Jawa yang adiluhung.

Sebab di era modernisasi saat ini, generasi muda cenderung sudah mulai menanggalkan budaya berusaha Jawa atau kebaya. Mereka lebih cenderung mengikuti budaya instan dan modern.

Baca Juga: Nasib dan Sifat Seseorang Berdasarkan Letak Tahi Lalat di Bagian Kepala ke Bawah

"Sekarang sepertinya generasi muda lebih senang semua yang serba instan. Termasuk dalam hal berbusana. Makanya lewat ajang seperti ini kita ingin menggugah kembali kesadaran dan kecintaan ibu-ibu agar senantiasa mengenakan busana jawa dan melestarikannya," lanjutnya.

Atas digelarnya lomba itu, Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi dan berharap adanya lomba seperti itu bisa menggugah kembali kesadaran dan kecintaan kaum wanita utamanya ibu-ibu agar mencintai dan melestarikan busana jawa.

Tak lupa Bupati berpesan agar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Sragen bisa menjadi contoh dan teladan positif dalam segala hal di hadapan masyarakat utamanya di lingkungan abdi negara. ***

Halaman:

Tags

Terkini