TITIKTEMU.CO SEMARANG - Selama pandemi covid 19, para pelaku seni khususnya para pemain wayang orang Ngesti Pandawa Semarang praktis terhenti aktivitasnya, karena tidak dapat menggelar pentas sama sekali.
Namun kini pagelaran wayang orang akan kembali di gelar, mengingat PPKM di Kota Semarang telah masuk pada level satu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang Indriyasari mengatakan dalam waktu dekat pertunjukan seni budaya salah satunya wayang orang ngesti pandawa akan kembali digelar pada akhir tahun ini, baik melalui virtual maupun menghadirkan secara langsung penonton.
Baca Juga: Akses Jalan Masuk ke Lokasi Kampung Jawi Semarang Diharapkan Segera Diperbaiki
Baca Juga: 7 Pengisi Suara, Voice Over Talent Fenomenal & Legendaris di Indonesia
Menurutnya, pagelaran wayang orang merupakan seni budaya kearifan lokal dan menjadi program unggulan dari Pemerintah Kota Semarang.
"Dalam waktu dekat ini sebelum Desember kita gelar lagi pertunjukan, ya ada virtual ada juga langsung tapi tetap dibatasi, " katanya Indriyasari sebagaimana dilaporkan laman Pemkot Semarang.
Baca Juga: Mengenal Astana Girilayu, Kompleks Makam Raja-raja Mangkunegaran
Iin sapaan akrabnya mengatakan, meskipun pagelaran seni budaya sudah mulai di gelar namun pihaknya tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti dengan melakukan pembatasan orang dari jumlah kapasitas mengatur jarak antar penoton serta durasi yang tidak dapat terlalu lama seperti sebelum pandemi.
"Meski pagelaran ini tetap dengan pembatasan ketat namun setidaknya dapat mengobati rasa rindu masyarakat pada seni dan budaya. Nanti dari jumlah penontonnya, durasi pertunjukan kita atur, " ucapnya. ****
Artikel Terkait
Lagi Tren, Ini 7 Destinasi Wisata Kopi Terbaik
Sport Tourism ; Wisata Dan Olahraga Dengan Kearifan Lokal Indonesia
Keren! Ini 7 Destinasi Wisata Indonesia yang Menakjubkan
Desa Wisata Terbaik 2021, Minang Nagari Sumpu. Rendangnya Yummy!
7 Tempat Wisata Hits Di Semarang Yang Bisa Jadi Pilihan
Solo, Yogya dan Bali Jadi Pilot Project Wellness Tourism Indonesia, Apa itu Wellness Tourism?