TITIKTEMU.CO SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus berupaya meningkatkan pelayanan rumah sakit dalam menekan angka Covid-19 sekaligus mengantisipasi bila teejadi lonjakan kasus. Terbaru, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengumpulkan seluruh pimpinan rumah sakit dan Puskesmas di Kota Semarang dan membagikan ribuan tabung oksigen gratis.
“Jadi kita ingin kawan-kawan tetap mengantisipasi terkait dengan pandemi Covid ini. Saya ingin mereka tetap memiliki sarana prasarana yang komplit,” ungkap Hendi sapaan akrabnya saat melakukan serah terima tabung oksigen dan regulator di Lobby kantor Wali Kota Semarang baru-baru ini.
Tercatat dalam acara bertajuk peringatan Hari Kesehatan Nasional tersebut, Hendi mengumpulkan 32 pimpinan rumah sakit dan 37 Puskesmas di bawah Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional di Rumah, Nggak Pakai Ribet
Baca Juga: 7 Peralatan Standar untuk Youtuber Pemula. Cekidot!
Hendi membagikan 1.127 tabung oksigen dan regulator dengan rincian 677 tabung oksigen berukuran 1 m3 dan 450 tabung berukuran 6 m3. Tabung tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perindustrian yang diberikan kepada Pemerintah Kota Semarang dalam rangka penanganan Covid-19.
“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi ini tanda cinta kami karena panjenengan selama ini bareng-bareng bantu kita keluarga kota Semarang terutama pada saat Covid,” ungkap Hendi di depan para pimpinan rumah sakit.
Baca Juga: Catat! 7 Rahasia Bumbu Soto Buthek yang Sedapnya Sampai ke Ubun-ubun
Pihaknya juga mengapresiasi kinerja dari rumah sakit di Kota Semarang yang sukses dalam melandaikan kasus Covid-19 konsisten berada di level 1. “Kerja keras panjenengan Alhamdulillah terukur dan membuat kita di wilayah aman,” puji Hendi.
Pihaknya pun tak lupa memberikan pesan untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19 karena hingga saat ini pandemi belum usai. “Kita harus terus mengedukasi masyarakat terkait prokes, panjenengan juga siapkan rumah sakitnya bila ada ledakan siap menerima pasien,” ujarnya.
Pesan tersebut bukan merupakan ancaman atau sifatnya menakut-nakuti, namun diakui Hendi dalam setiap rapat dengan Menko Marves Luhut Panjaitan dan Pemerintah Pusat, pihaknya selalu diwanti-wanti akan adanya potensi lonjakan gelombang ketiga bila mobilitas warga tetap tinggi selama bulan Desember.
Baca Juga: 7 Kuliner Mandalika yang Rasanya Mantab Jiwa, Dicoba Kuy!
Sehingga hal ini membutuhkan komitmen semua pihak di Kota Semarang untuk tetap mentaati protokol kesehatan. ***
Artikel Terkait
7 Wisata Semarang Instagramable, dari Tempo Doeloe Hingga Kekinian
Kuliner Khas Semarang Legendaris, dari Lumpia Gang Lombok Sampai Es Puter Cong Lik
Dinilai Inovatif, Aplikasi Libas Polrestabes Semarang Raih Penghargaan JMSI
JMSI Sebut Semarang Kota Pertama dengan Sistem CCTV Sampai Tingkat RT RW
Operasi Zebra Candi 2021, Polisi Lalulintas Berbagi Sembako di Simpanglima Semarang
Perda Disabilitas Jadi Kado Indah Festival HAM 2021 di Kota Semarang