TITIKTEMU.CO SEMARANG - Pasca angka covid-19 melandai di ibu kota Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang tancap gas melanjutkan sejumlah pekerjaan rumah yang sempat tertunda.
Salah satunya adalah project jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo, yang seharusnya telah sudah start pembangunannya tahun lalu.
Penundaan pekerjaan pembangunan karena Pemerintah Kota Semarang memilih memfokuskan anggaran guna penanganan pandemi covid-19.
Baca Juga: Konstruksi Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Rampung Pengerjaannya
Baca Juga: Pembebasan Lahan Tol Solo-Yogya Capai 26,2 %, Uang Ganti Rugi 1,7 Triliun Digelontorkan
Pada tahun ini pun sebenarnya kegiatan Pemerintah Kota Semarang masih diproyeksikan fokus menekan penyebaran virus tersebut, namun keberhasilan percepatan penanganan membuat bisa sedikit menggeser fokus untuk melanjutkan pembangunan.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menargetkan pembangunan jembatan kaca di Hutan Wisata Tinjomoyo tersebut dapat rampung dikerjakan pada bulan akhir tahun ini.
"Mudah-mudahan di bulan Desember ini bisa selesai tepat waktu dan hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan," tutur Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu saat ditemui, Kamis (23/9).
Baca Juga: Presiden Meresmikan Pabrik Baja di Cilegon, Jokowi : Industri Baja Pilar Penting Pertumbuhan Ekonomi
Hendi bahkan mengungkapkan secara khusus telah meminta Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, untuk terus memantau capaian pembangunan jembatan kaca yang diharapkan bisa menggerakkan kembali ekonomi di Kota Semarang.
"Saya sudah berpesan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk terus memantau, karena ini kan sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat pembangunan jembatan kaca ini," lanjut Hendi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Sih Rianung, progres pembangunan jembatan kaca Tinjomoyo baru mencapai 6,86% dalam laporan tanggal 19 September 2021.
Baca Juga: Uji Coba Bus Listrik Karya Anak Bangsa di Kota Semarang
Rianung pun meyakinkan dinasnya terus mendorong untuk adanya percepatan progres pembangunan, sehingga bisa rampun sesuai target pada akhir tahun ini.
Artikel Terkait
Hanya 20% Warganya Bepergian Untuk Bekerja, Pantas Kota Semarang Raih PPKM Level 2
Patut Dicontoh, Testing Covid-19 Kota Semarang Capai 6 Kali Lipat Standar WHO
Dua Desa Tematik di Kota Semarang Raih Penghargaan Trisakti Tourism Award 2021
Berada di PPKM Level 2 Dan Angka Positif Melandai, Bantuan Covid-19 Tetap Mengalir Ke Kota Semarang
Bank Sampah Induk Kota Semarang Kerjasama dengan Pengepul
Makin Aman Makin Smart, Ronda Online Lewat Puluhan Ribu CCTV di Kota Semarang