Beredar Penawaran Sepeda Motor di Medsos, Bupati Wonosobo : Nama Saya Dicatut Makelar

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Rabu, 22 September 2021 | 06:15 WIB
Dicatut Namanya Tawarkan Motor di Medsos, Bupati Wonosobo Imbau Masyarakat Lebih Waspada ( Foto : www.jatengrov.go.id)
Dicatut Namanya Tawarkan Motor di Medsos, Bupati Wonosobo Imbau Masyarakat Lebih Waspada ( Foto : www.jatengrov.go.id)

 

TITIKTEMU.CO – WONOSOBO -  Sebuah  akun mengatasnamakan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, beredar di jagad maya, menawarkan sepeda motor di platform media sosial Facebook. Afif bilang, itu kabar bohong dari makelar jual beli sepeda motor yang mencatut namanya.

 “Sampai kemarin sore saya masih menerima informasi ada oknum mengatasnamakan bupati. Seolah-olah saya makelar yang menawarkan sepeda motor jenis matic kepada masyarakat,” ungkap Bupati Afif, dilansir titiktemu dari laman jatengprov.go.id, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Seorang Anak Pukul Ibu Kandung, Endingnya Bikin Trenyuh

Terkait kasus ini, bupati mengimbau masyarakat selalu waspada. Afif khawatir, informasi sepihak tersebut ditangkap publik mentah-mentah, sehingga jatuh korban (penipuan) dari pihak masyarakat.

Bupati pun telah menginstruksikan Dinas Kominfo yang membidangi informasi dan IT,  lebih aktif menangkal publikasi menyesatkan dan menjurus kriminal tersebut.

“Manfaatkan juga jaringan kerja sama dengan media-media cetak maupun online, hingga media sosial yang memang memiliki pengikut (follower) besar untuk diseminasi informasi sampai ke desa-desa. Sehingga masyarakat Wonosobo lebih melek terhadap berita-berita seputar kinerja pemerintahan,” tegasnya.

Baca Juga: Panglima TNI Ingatkan Santri dan Masyarakat Tetap Pakai Masker serta Disiplin Prokes

 

Kata bupati, pemberitaan yang baik, apabila disampaikan oleh perangkat daerah kompeten, narasumber terpercaya, dan dengan cara yang baik, akan dapat diterima dengan baik pula oleh masyarakat.

Menanggapi arahan bupati, Kepala Diskominfo Wonosobo, Eko Suryantoro, menyebut pihaknya berupaya maksimal membendung maraknya narasi-narasi hoaks, dengan memanfaatkan berbagai kanal media. Seperti media cetak, radio, dan siaran TV daring (streaming), serta media sosial resmi pemerintahan.

Baca Juga: 4 Ditangkap, Sekelompok Remaja Hendak Tawuran Berhamburan Begitu Melihat Patroli Polisi

 

Menurut Eko, masyarakat kini sudah dapat memanfaatkan layanan aduan, baik melalui kanal Lapor Bupati, Lapor Gubernur, dan kanal SP4N Lapor apabila memiliki keluhan terkait layanan publik maupun fasilitas umum di sekitar mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ersha

Tags

Rekomendasi

Terkini

X