TITIKTEMU.CO
Di sela-sela kegiatan gowesnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sejumlah sekolah dasar di Kota Semarang.
Sekolah pertama yang dikunjungi Gubernur adalah SDN Kedungpane 02, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Mungkin karena masih terlalu pagi, belum terlihat banyak aktivitas di sekolah itu.
Seorang guru di depan gerbang sekolah memegang thermo gun. Sedangkan di kelas baru hadir sejumlah siswa kelas 5 dan 6.
Baca Juga: Siswa PTM Harus Berseragam? Ganjar : Yang Penting Sekolah, Nggak Pakai Seragam Nggak Masalah
Kepda Ganjar, para siswa mengatakan menjalani protolol kesehatan sebelum dan sesampai di sekolah. Mereka mengaku lebih senang belajar di sekolah dari pada belajar secara daring.
“Ke sekolah jalan kaki, Pak. Sampai sekolah langsung cuci tangan. Kalau saya lebih senang belajar di sekolah Pak, bisa ketemu teman,” kata seorang siswa.
Gubernur juga mengunjungi SDN Tambakaji 04, Kecamatan Ngaliyan. Di sekolah ini lebih banyak jumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas. Ganjar mengapresiasi pihak sekolah, guru, dan siswa yang menjalanakan protokol kesehatan secara ketat.
Baca Juga: Apakah PTM Hari Pertama di Kota Semarang Sudah Berjalan Baik? Yuk Cek Infonya
“Prokesnya bagus, sudah ada rutenya, di kotak-kotak. Jadi ini juga untuk belajar disiplin, seperti antre dan mengatur jarak,” ujar Ganjar.
Saat meninjau ruang kelas, Gubernur melihat para siswa mulai terbiasa dengan pembelajaran tatap muka secara bergiliran.
“Saya ikut senang anak-anakgembira bisa sekolah tatap muka. Mereka juga mulai terbiasa. Kalau sudah baik seperti ini, nanti orang tua bisa antar-jemput. Kita berharap kondisi akan terus membaik,” ujar Ganjar.
Baca Juga: Gubernur Anies Baswedan: Alhamdulillah 610 Sekolah di DKI Jakarta Sudah Mulai Melaksanakan PTM
Gubenur juga mengapresiasi SDN Tambakaji 04 yang melakukan inovasi dengan model pembelajaran hybrid, yaitu setiap kelas dipasang dua kamera di belakang dan depan.