TITIKTEMU.COM, SEMARANG – Covid-19 varian Omicron terus ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia.
Di kota Semarang, empat pasien Covid-19 varian Omicron yang menjalani perawatan di rumah sakit, dinyatakan sudah sembuh.
"Berdasarkan 25 sampel 'Whole Genome Sequencing' (WGS) yang diperiksa, empat orang terkonfirmasi Omicron, sisanya varian Delta," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam.
Baca Juga: Pemerintah Umumkan 2 Kematian Pertama Kasus Omicron di Indonesia
Menurut Abdul, empat kasus tersebut, berasal dari satu orang yang sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.
Abdul menjelaskan pasien tersebut, bahkan sudah menjalani karantina selama sepekan di RS. Wisma Atlet. Jakarta.
Hasil tes usap PCR terhadap yang bersangkutan usai karantina, sudah dinyatakan negatif Covid-19.
Baca Juga: Pedestrian Yogyakarta Ditata Agar Nyaman untuk Pejalan Kaki. Agar Tak Hanya Malioboro Yang Disambangi
Keempat pasien yang sudah divaksin saat terkena COVID-19 itu, sudah dinyatakan sembuh.
Namun, lanjut Abdul, setelah sepekan, pasien tersebut merasa tidak enak badan.
Setelah dilanjutkan dengan tes PCR, ternyata hasilnya positif.
Menurut dia, dari hasil penelusuran kontak erat pasien, diketahui tiga anggota keluarganya juga positif Covid-19.
Baca Juga: Rekrutmen Calon Taruna Akmil TNI AD 2022 Sudah Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Pendaftarannya
Selain empat orang tersebut, juga terdapat dua pasien lagi yang juga terkonfirmasi Omicron, namun bukan warga kota Semarang.
Abdul menjelaskan keduanya saat ini masih menjalani perawatan di dua rumah sakit yang berbeda di Kota Semarang.
Dari hasil temuan varian Omicron ini, Abdul mengimbau, mekanisme pemantauan warga pendatang di tingkat RT dan RW, terutama yang memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri serta Jakarta, perlu ditingkatkan.
Baca Juga: Liga Seri A: Big Match AC Milan Vs Juventus, Kesempatan Rossoneri Memuncaki Klasemen
Tak hanya itu, percepatan vaksinasi mulai dosis pertama hingga ketiga, juga harus terus dilakukan.
Menurut para ahli, kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia, bakal mencapai puncaknya pada Februari – Maret 2022.
Sementara itu, Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Kamis (20/1) mencatat, terjadi penambahan 2.116 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam.
Ini, untuk pertama kalinya terjadi setelah September 2021 lalu, kasus Covid-19 harian kembali melewati angka 2.000 dalam sehari.
Sebelumnya, 2.057 kasus virus Covid-19 tercatat pada 28 September 2021.
Penambahan 2.116 kasus baru ini menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 4.277.644, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.
Baca Juga: Daerah Setingkat Provinsi, Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru Nusantara Menjabat Lima Tahun