TITIKTEMU.CO, SEMARANG - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi terhadap Bio Smart and Safe Bus hasil karya inovasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Menhub menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kampus Undip Tembalang, Senin (20/12/2021).
Saat melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Semarang, Budi dan rombongan menjajal dan merasakan sensasi inovasi bus Bio Smart and Safe Bus hasil karya Undip itu.
Baca Juga: Walikota Gibran Resmikan Pasar Senggol Purwosari, Awas…..Jangan Asal Senggolan Saat Belanja…
Lebih lanjut Budi memberikan tantangan kepada perguruan tinggi berkolaborasi untuk membuat bus listrik yang dilengkapi HEPA Filter untuk mencegah penularan Covid-19.
Budi berharap terjadi kolaborasi antar perguruan tinggi untuk melanjutkan inovasi-inovasi terkait alat transportasi di Indonesia.
“Bagaimana kalau beberapa universitas bergabung membuat bus listrik tapi dengan kualifikasi Bio Smart and Safe Bus. Jadi masing-masing komponen itu saling berkolaborasi.” ucapnya.
Baca Juga: Dear Milenial, Ini Beda antara Espresso, Americano, dan Long Black
Menhub mengatakan dengan ditetapkannya Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), Bus Bio Smart and Safe Bus akan diproyeksikan untuk mendukung acara G20 di bulan Oktober 2022 nanti.
“Sehingga pada tahun depan bisa digunakan untuk mendukung KTT G20 di Bali. Minimal 10 bus untuk kegiatan G20 di bulan Oktober nanti. Sangat membanggakan apabila kita bisa berkontribusi dan kita bisa tunjukkan kita memiliki daya saing sebagai bangsa yang selalu ingin bersaing.” terang Budi.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Nizam, mengatakan inovasi yang dilakukan perguruan tinggi dapat berjalan baik ketika mendapatkan dukungan dari kementerian/lembaga sektoral yang memanfaatkan hasil inovasi tersebut.
"Saya apresiasi kepada pak Menhub yang selama ini peduli dengan karya-karya dari perguruan tinggi," kata Nizam.
Sementara itu Rektor Undip, Yos Johan Utama, mengungkapkan inovasi Bus Bio Smart and Safe Bus ini tercipta dari program Matching Fund Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud-Ristek Republik Indonesia.