joglosemar

Tampang Garang Hati Dermawan, Rame rame Rocker Solo Pentas Amal untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Jumat, 10 Desember 2021 | 21:48 WIB
Aksi painting metal saat penggalangan dana para rocker Solo untuk korban Semeru. (Abed Nego)
TITIKTEMU.CO, Solo - Dibalik tampang dan penampilannya yang garang, tersimpan hati yang dermawan. Begitulah yang telah ditunjukkan ratusan orang anggota CRSKA (Komunitas Rock Surakarta) yang menggelar pentas amal guna menggalang donasi korban letusan Gunung Semeru. 
 
Tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kota Solo pada Kamis malam 9 Desember 2021, tak menyurutkan antusias ratusan rocker tersebut untuk mendatangi Wedangan MM Kebalen, tempat pentas amal itu digelar. 
 
Ada sebelas grup band beraliran cadas ikut menghangatkan suasana malam di Wedangan itu. Sebut saja Metal Painting, Imaji, Assgat, Optimistic Sound, Evolution, Wonogiri Rock United, Rocket Queen, Fast, Buroxx, dan Last Carbeat.
 
 
Melalui raungan distorsi gitar, cabikan bas, gebukan drum dan lengking para vokalis, para musisi ini mengajak para pendekar rock se-Soloraya itu berjingkrak-jingkrak menikmati tembang-tembang cadas era 90'an.
 
Seperti pada saat jaming session, di mana seorang lady rocker asal Solo, Ivana melantunkan lagu 'Cinta di Kota Tua' dan 'Nyanyian Badai' yang pernah dipopulerkan penyanyi Nicky Astria.
 
Event ini bukanlah pestapora belaka karena disertai dengan penggalangan dana dan bantuan untuk para korban bencana letusan Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu. Bukan hanya musisi, para penggemar dan pemerhati musik rock juga hadir dalam panggung sederhana itu. 
 
"Ini sebagai wujud empati kami terhadap para korban letusan Gunung Semeru. Dan di luar dugaan, ternyata atensi dari para pelaku, pegiat maupun pemerhati musik rock luar biasa," kata Mac kepada TITIKTEMU.CO
 
Penggalangan dana ini juga dilakukan di lokasi lain saat anggota CRSKA manggung. Seperti di Kafe Tiga Ceret dan Kamu Dinda. 
 
Mac menambahkan, anggota CRSKA yang pentas di kafe lain juga melakukan hal yang sama dan hasilnya dikumpulkan menjadi satu. 
 
"Dana yang terkumpul Rp 3,6 juta. 
Bantuan lain berupa obat obatan juga pakaian bekas. Dan semua wujud bantuan itu kami serahkan ke PMI (Palang Merah Indonesia) Solo," pungkas musisi yang juga vokalis band humor Pecas Ndahe ini.
 
Lebih lanjut Mac menambahkan, penggalangan dana itu juga dilakukan dengan menggelar lelang lukisan metal painting.
 
Sekadar kilas balik, Gunung Semeru meletus pada Sabtu (4/12/2021) sore. Ribuan rumah rusak, puluhan orang meninggal dan ribuan lainnya terpaksa harus mengungsi.***
 
 
 
   
 

Tags

Terkini