joglosemar

Sekda Jateng: Tak Ada Lagi Setoran Pejabat di Era Ganjar Pranowo

Jumat, 10 Desember 2021 | 07:37 WIB
Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno. (pic. pemprov jateng)

Sumarno mengaku, dia menjadi produk dari kebijakan tersebut. Saat melamar untuk posisi Sekretaris Daerah Jawa Tengah, kompetensi dan profesionalitas menjadi faktor penting, bukan lagi soal kedekatan.

Baca Juga: Pengamanan Jelang Nataru di Jogja Diperketat, Sri Sultan: Destinasi Wisata Diatur Masing-masing Asosiasi

Ia menyebut, perekrutan pejabat di Jateng dilakukan secara gamblang, melibatkan Komisi Aparatur Negara (KASN) dan panitia seleksi independen. Tidak ada lagi istilah lobi.

“Dengan talent scouting bicara terkait kompetensi. Bukan lagi urut umur, urut kacang atau kedekatan. Tapi  bicara kompetensi dan profesionalitas. Pengalaman saya, kita tinggal mengikuti semua proses, hasilnya ditentukan oleh tim independen dan melibatkan KASN,” imbuh pria 51 tahun lulusan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN), yang menjadi ASN sejak 1992 itu.

Ke depan, Pemprov Jateng akan terus memantapkan sistem perekrutan yang bebas dari intervensi. Hal ini telah dibuktikan, dengan beberapa pejabat dari kabupaten atau kota di Jateng yang kini mengisi posisi di Pemprov Jateng.

“Kalau sistem pengisian jabatan (lelang) akan tetap berjalan. Ini membuka kesempatan luas kepada yang memenuhi persyaratan dan memeroleh pejabat berkompeten serta profesional,” pungkasnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini