joglosemar

Operasi Zebra Candi 2021 Selesai, Polres Semarang Lanjutkan Operasi Prokes

Senin, 29 November 2021 | 06:00 WIB
Di lapangan Polres Semarang tetap gelorakan penerapan Prokes sampai Perayaan Nataru 2022. (pic. polda jateng)

TITIKTEMU.CO SEMARANG - Dalam rangka mendukung pelaksanaan PPKM level 1 di Kabupaten Semarang, Polres Semarang laksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan melaksanakan Operasi Zebra Candi 2021 di Benteng William. Minggu (28/11).

Bersamaan berakhirnya Operasi Zebra Candi 2021 Polres Semarang dibantu fungsi terkait melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, serta untuk membangun budaya masyarakat yang patuh dan tertib dalam berlalu lintas dan diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya.

Baca Juga: Hadapi Varian Omicron Covid-19, Begini Aturan Protokol Kesehatan Baru

Baca Juga: Festival Kalap Kuluban Kampung Terapi Hijau Kembali Digelar di Malang. Warga Berharap Turis Kembali

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika mengatakan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam Operasi Zebra Candi 2021 yang dilaksanakan anggotanya meliputi penyekatan dan pembatasan kegiatan masyarakat, dan sosialisasi aplikasi peduli lindungi pada masyarakat.

"Tentunya dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam Operasi Zebra Candi 2021, kita selalu imbau masyarakat agar terus dan terus patuhi prokes. Kita juga ada pembagian masker pada masyarakat yang melintas," tutur Yovan.

Baca Juga: Kejar Herd Immunity, Vakin Pfizer Kembali Didatangkan

Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan dalam Operasi Zebra Candi 2021 ini rencananya akan terus dilaksanakan menjelang Nataru 2022. Adapun penindakan selama pelaksanaan KRYD sama dengan penindakan selama Operasi Patuh Candi yaitu hanya pengingatan saja, terkecuali penindakan tilang dilaksanakan selektif prioritas terhadap pelanggaran yang dapat mengakibatkan kecelakaan seperti balap liar.

"Jadi kita tidak ada untuk penegakan hukum menggunakan tilang tetapi lebih kepada sosialiasi dan mengingatkan kepada pengendara agar tertib berlalu lintas," lanjutnya.

Kapolres menegaskan pelaksanaan Operasi Zebra Candi tahun 2021 ini, tidak berorientasi pada penegakan hukum lalu lintas semata. Akan tetapi, pelaksanaan kegiatan diarahkan pada pola pre-emtif dan preventif berupa tindakan simpatik humanis dalam rangka membangun kepercayaan masyarakat kepada Polri.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Jadi Finisher Pertama Ajang Borobudur Marathon

Di tempat terpisah, Kasatlantas Polres Semarang AKP Rendi Johan Prasetyo mengatakan Kamseltibcarlantas sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sebab dewasa ini permasalahan lalu lintas berkembang sangat pesat.

"Hal ini disebabkan oleh pertambahan jumlah penduduk, bertambahnya kendaraan, pertumbuhan jaringan jalan yang rendah dan kurang disiplinnya masyarakat tertib berlalu lintas,” ujar AKP Rendi Johan

Arah dari Operasi Zebra Candi 2021 yaitu protokol kesehehatan, memberikan edukasi etika berlalulintas, keselamatan berlalulintas, razia stasioner dengan menghimbau masyarakat terkait protokol kesehatan dan aplikasi peduli lindungi.

Halaman:

Tags

Terkini