TITIKTEMU.CO SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah memastikan ruas jalan tol aman digunakan pengguna jalan saat masa libur natal dan tahun baru (Nataru).
"Hari ini Polda Jateng tengah berkoordinasi dengan lintas instansi dalam rangka menghadapi Operasi Nataru dan Operasi Zebra. Kami yakinkan ruas jalan tol aman, tertib dn lancar. Hari ini kita kolaborasi kita sudah bersinergi bagaimana kita bertindak pada saat Operasi Nataru akan dihadapi," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Drs. Agus Suryo Nugroho kepada wartawan di kantornya, baru-baru ini.
Ia menegaskan, nantinya operasi zebra dan Nataru yang akan dilakukan bersifat humanis. Pihaknya juga mulai memetakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan.
Baca Juga: 7 Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional di Rumah, Nggak Pakai Ribet
Baca Juga: 7 Peralatan Standar untuk Youtuber Pemula. Cekidot!
"Kami juga sudah survei lokasi-lokasi blackspot yang sering terjadi kcelakaan. (Di sana) kita upaya siapkan crane, ambulans, mobil derek termasuk patroli rutin kita maksimalkan. Ini upaya mencegah kecelakaan lalu lintas," jelasnya.
Disinggung terkait kemungkinam adanya pos penyekatan atau pemeriksaan dokumen di pintu masuk Jawa Tengah, Agus mengaku masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Catat! 7 Rahasia Bumbu Soto Buthek yang Sedapnya Sampai ke Ubun-ubun
"Masih menunggu instruksi dari pusat tapi wilayah Polda Jateng dan pengelola jalan tol sudah menyiapkan skenario itu. Ketika harus ada pembatasan kita skenario demikian, ketika dilepas semua jalur kita siapkan contraflow, penyekatan dan sebagainya," paparnya.
Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama Trans Marga Jateng Jalan Tol Semarang-Solo, Deni Candra Irawan. Deni menyatakan siap mengikuti instruksi dari pemerintah terkait kebijakan libur Nataru.
Baca Juga: 10 Pemain Terbesar Liga Inggris Sepanjang Masa
"Kami sudah menyiapkan antisipasi jadi apakah itu ada penutupan sementara, apakah ada pengalihan, ada pembatasan terkait dengan pandemi COVID-19 kami masih menunggu. Pada prinsipnya infrastruktur di lapangan termasuk petugas sudah kami persiapkan sedini mungkin jadi seleruh skeneario yang diterapkan nanti kita sudah siap," kata Deni. ***