TITIKTEMU.CO, TURKI - Gempa bumi di Turki dan Suriah menewaskan ratusan orang dengan kekhawatiran akan terus bertambahnya korban. Getaran berkekuatan 7,8 melanda Senin pagi, disusul gempa besar kedua tengah pagi yang menghambat upaya penyelamatan
Kabar terkini hingga Senin sore, lebih dari 1.300 orang tewas ketika gempa bumi melanda Turki tengah dan Suriah barat laut yang disebut sebagai salah satu gempa paling kuat di kawasan itu dalam setidaknya satu abad.
Baca Juga: Gempa Dahsyat 7,8 Magnitudo Melanda Turki dan Syiria, Ratusan Orang tewas
Gempa susulan yang berupa goncangan kuat kedua beberapa jam kemudian mengancam upaya penyelamatan karena sulitnya medan akibat reruntuhan gedung.
Ribuan lainnya terluka saat gempa menyapu seluruh bagian kota besar di wilayah yang dipenuhi jutaan orang.
Gempa berkekuatan 7,8 SR, yang terjadi di awal kegelapan pagi musim dingin, diikuti oleh gempa 7,7 SR kedua di tengah hari pada hari Senin, saat tim penyelamat di kedua negara masih berusaha mencari korban selamat.
Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Via WhatsApp Mengatasnamakan Bank. Jaga Data Pribadi
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, mengatakan 912 orang tewas, 5.383 luka-luka, dan 2.818 bangunan runtuh.
Di Suriah, yang telah dirusak oleh perang saudara selama lebih dari 11 tahun, kementerian kesehatan mengatakan lebih dari 326 orang tewas dan 1.042 terluka. Di barat laut yang dikuasai pemberontak Suriah, tim penyelamat mengatakan 147 orang tewas.
Baca Juga: Ketua OSIS Bisa diterima di IPB University Tanpa Test, Begini syarat, jadwal dan cara mendaftarnya
Jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena petugas penyelamat dan penduduk dengan panik mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang hancur di kota-kota di kedua sisi perbatasan.
Gempa tersebut terjadi pada pukul 04.17 waktu setempat (01.17 GMT) pada kedalaman sekitar 17,9 km (11 mil) di dekat kota Gaziantep, Turki, yang merupakan rumah bagi sekitar 2 juta orang, kata Survei Geologi AS.