Pemadaman seperti ini juga mneyulitkan Facebook. Saham Facebook turun 4,9% menjadi $ 326,23 pada penutupan di New York.
Mereka menolak tuduhan bahwa perusahaan memprioritaskan keuntungan daripada keselamatan pengguna.
Pemadaman hari Senin terkait dengan catatan DNS, atau nama domain Facebook. DNS ini mengkonversi nama domain seperti "facebook.com" ke alamat protokol internet yang sebenarnya dari situs web”>web yang sesuai.
Kesalahan dalam catatan DNS dapat membuat tidak bisa terhubung ke situs web">web. Facebook harus harus mengatur ulang beberapa server untuk perbaikan.
Penyebab masalah ini adalah, “Mungkin konfigurasi atau kode yang salah di sistem manajemen jaringan,” kata Alex Stamos, mantan kepala petugas keamanan di Facebook yang sekarang menjadi Direktur Observatorium Internet Universitas Stanford.
Baca Juga: Dinilai Mengandung Konten Kekerasan, Serial Ultraman Tiga Dilarang Tayang di China
“Ini tidak seharusnya terjadi,” ujarnya.
CTO Facebook, Mike Schroepfer, mengatakan pemulihan akan berlangsung secara bertahap.
Menurut dia, layanan Facebook sudah kembali online saat ini, namun membutuhkan beberapa waktu lagi untuk kembali 100 persen.
“Kepada bisnis kecil dan besar, keluarga, dan individu yang bergantung pada kami, saya meminta maaf," tulis Schroepfer elalui akun Twitter @schrep.***