Untuk proses pengiriman daging kambing kemasan ini ke Indonesia, pihaknya juga telah mempersiapkan dokumen-dokumen serta sertifikat yang diminta pihak eksportir.
Perlu diketahui pula untuk memastikan kondisi daging yang akan dikirim memiliki kualitas yang sehat dan layak untuk dikirim ke Indonesia, sempat pula dilakukan karantina. Karena proses ini, akhirnya izin ekspor ke Indonesia bisa dikeluarkan.
"Di Indonesia dalam bentuk makanan siap saji dalam kantong (pouch). Dari RPH Alokishia akan diterima PT Hati Barokah Investama kemudian diberikan kepada PT Halal Globalindo Utama lalu diberikan ke PT Halalan Thoyiban untuk diolah,” terang Khalil.
Baca Juga: UGM Terima 4.387 Mahasiswa Jalur Mandiri. Registrasi 15 hingga 21 Juli 2023
Nantinya, daging-daging inipun akan dipacking dalam bentuk kantung-kantung vakum, berupa makanan jadi, selanjutnya dikirim ke fakir miskin. Dan rencananya lanjut Khaliluraham, daging kemasan ini akan langsung dikirim setelah beres pemotongan dan pendinginan kembali.
"Ditargetkan akhir Agustus sudah beres pengolahan semua di Indonesia, sehingga awal September sudah bisa disebar. Tahun ini ada 443 kambing dam dari jemaah. Insya Allah jika responnya baik, kita optimistis bagi kemasalahatan masyarakat Indonesia dapat dukungan dari semua pihak," kata Khalil.***