ANTM dinilai akan mendapat dorongan dari pemulihan rantai pasok emas domestik serta ekspansi smelter nikel yang menopang kinerja jangka menengah. Sementara itu, EMAS memiliki salah satu cadangan emas terbesar yang belum dikembangkan di kawasan Asia Pasifik, dengan potensi produksi puncak mencapai 500 ribu ons pada 2029 serta struktur biaya yang kompetitif di tingkat global.***