TITIKTEMU.CO - Nepal sedang diguncang demonstrasi yang berujung ricuh.
Akar masalahnya bukan sekadar politik biasa, melainkan fenomena nepo baby dan nepo kids.
Awalnya, istilah nepo baby muncul di industri hiburan Hollywood untuk menyindir anak selebriti yang sukses karena koneksi orang tua.
Lama-kelamaan, istilah ini meluas jadi nepo kids—label untuk anak-anak dari kalangan elit, mulai dari politik hingga bisnis.
Baca Juga: Kabar Baik dari Nepal: 57 WNI Selamat, Kemlu Siapkan Skenario Pulang Kampung
Generasi Z: “Kami Muak dengan Korupsi dan Pamer Kekayaan”
Menurut CNN International, banyak anak muda Nepal yang menuntut keadilan.
Mereka merasa generasi elite hidup bergelimang kemewahan, sementara rakyat biasa harus berjuang di tengah krisis.
“(Generasi Z) menuntut akuntabilitas dan penyelidikan adil atas korupsi ini, gaya hidup mewah ini, semua anak politisi yang korup ini,” tegas seorang demonstran, Shree Gurung.
Sosok-Sosok Nepo Kids yang Jadi Sorotan
Beberapa nama yang terseret isu ini antara lain:
- Saugat Thapa – Putra Menteri Hukum Nepal, Bindu Kumar Thapa. Ia dicap warganet sebagai simbol hedonisme karena gaya hidupnya yang mewah.
- Shrinkhala Khatiwada (29) – Putri mantan Menteri Kesehatan Birodh Khatiwada. Rumah keluarganya sempat dibakar massa setelah perjalanan mewahnya viral di media sosial.
- Smita Dahal – Cucu mantan PM Pushpa Kamal Dahal “Prachanda”. Ia dikritik setelah memamerkan tas branded di TikTok.
- Shivana Shrestha – Menantu mantan PM Sher Bahadur Deuba. Ia bersama suaminya dituding memamerkan kekayaan bernilai miliaran rupee.
Ketimpangan yang Menyakitkan
Sementara rakyat jelata berjuang memenuhi kebutuhan pokok, para “nepo kids” ini kedapatan mengenakan pakaian dan aksesori senilai jutaan dolar.