internasional

Ayatollah Khamenei Klaim Kemenangan, Sebut Israel Nyaris Runtuh

Jumat, 27 Juni 2025 | 08:45 WIB
Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei (tengah). (X.com/@khamenei_ir)

TITIKTEMU.CO - Dunia internasional kembali diguncang oleh konflik besar antara Iran dan Israel yang meletus pada 13 Juni 2025.

Ketegangan memuncak saat Israel melancarkan serangan udara masif yang menargetkan berbagai fasilitas militer dan nuklir milik Iran.

Pihak Israel menyatakan bahwa serangan ini merupakan langkah pencegahan untuk menghentikan upaya pengembangan senjata nuklir oleh Iran.

Namun, tuduhan tersebut telah dibantah berulang kali oleh pemerintah Iran, yang menegaskan bahwa program nuklir mereka bersifat damai.

Baca Juga: Sempat Terkendala Perang Israel-Iran, Menag: Pemulangan Jemaah Haji 2025 Mulai Lancar

Gencatan Senjata Dicapai Setelah 12 Hari Pertempuran

Setelah hampir dua minggu pertempuran intens di udara, kedua negara akhirnya menyepakati gencatan senjata.

Kesepakatan ini mulai berlaku pada Selasa, 24 Juni 2025, dan menandai berakhirnya rangkaian serangan yang berlangsung selama 12 hari tanpa henti.

Khamenei Tampil ke Publik dan Sampaikan Pesan Kemenangan

Dua hari setelah gencatan senjata berlaku, tepatnya pada Kamis, 26 Juni 2025, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, muncul ke hadapan publik untuk pertama kalinya sejak konflik terjadi.

Dalam pidatonya yang disiarkan oleh media pemerintah Iran dan dilansir Al Jazeera, Khamenei menyampaikan pernyataan tegas yang menyebut Iran telah menang dalam konflik tersebut.

Baca Juga: Gejolak Global Guncang Kripto: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke USD 101.000 Usai Serangan AS ke Iran

"Saya ucapkan selamat kepada rakyat Iran yang luar biasa atas kemenangan mereka melawan rezim Zionis yang sesat," ujar Khamenei dalam pidatonya.

Israel Disebut Nyaris Kolaps Akibat Serangan Balasan Iran

Halaman:

Tags

Terkini