TITIKTEMU.CO, JEDDAH— Puncak ibadah haji 1444 H/2023 M tinggal menghitung hari. Tercatat sampai hari Rabu (14/6/2023) sebanyak 140.669 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 370 kelompok terbang (kloter) sudah tiba di Kota Makkah Al-Mukarramah.
Menjelang puncak ibadah haji 1444 H/2023 M, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tengah fokus menyiapkan skema penyelenggaraan ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina).
Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H/2023 M Subhan Cholid mengatakan hal tersebut usai memimpin rapat bersama para Kepala Bidang layanan di Jeddah, Selasa (13/6/2023).
Baca Juga: Menag Kaji Usulan Muhammadiyah menambah Libur Idul Adha menjadi Dua Hari
“Kami telah membentuk sebuah struktur yang kita sebut Satop (Satuan Operasional) Armina. Kita akan bentuk tiga satgas (Satuan Tugas), yaitu Satgas Arafah untuk Daker Bandara, Satgas Muzdalifah untuk Daker Makkah, dan Satgas Mina untuk Daker Madinah,” jelas Subhan.
Subhan juga mengatakan bahwa di setiap Satgas akan dibentuk tim adhoc, masing-masing 11 Tim. Setiap tim adhoc bertugas memberikan layanan kepada seluruh jemaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Baca Juga: Indonesia Lawan Palestina Imbang 0-0
Baca Juga: Belasan Ribu Komunitas KPop Meriahkan Gelaran Festivibes by KVIBES.ID
Baca Juga: Resmikan RS Tzu Chi, Presiden Imbau Masyarakat Berobat di Dalam Negeri
Tim adhoc beranggotakan petugas pelindungan jemaah (linjam), tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah (PKP3JH), petugas kesehatan, petugas layanan lansia, serta tim bimbingan ibadah.
Selain itu pihaknya juga akan menempatkan sejumlah personil pada 70 maktab yang ditempati para jemaah. Mereka bertugas melakukan pengawasan Maktab termasuk memberikan layanan akomodasi dan juga melakukan pengawasan layanan katering.
“Jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak 16 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Layanan ini disiapkan oleh maktab. Kita siapkan tim yang melekat untuk melakukan pengawasan,” sebut Subhan.
Baca Juga: Ada Beasiswa Kuliah Satu Semester di Kampus Luar Negeri dari Kemenag. Ini Syaratnya
Subhan menambahkan selain tim adhoc, khusus di Mina juga akan disiapkan juga tim Jamarat. Tim ini akan disiapkan pada 10 titik, sebanyak lima titik pada rute jamarat bagian atas, dan lima titik pada rute jamarat bagian bawah.
Artikel Terkait
INFO HAJI 2023 : Bus Shalawat Akan Berhenti Operasi Sementara
INFO HAJI 2023 : Jemaah Haji Diimbau Hindari Waktu Panas dan Padat saat Umrah Wajib
INFO HAJI 2023 : Layanan Katering di Makkah Berhenti Sementara pada 7, 14, dan 15 Zulhijjah 1444 H
INFO HAJI 2023 : Jangan Kawatir, Petugas Kesehatan Indonesia Kunjungi Jemaah Haji Sakit Setiap Hari