Geger Dunia! Nicolas Maduro dan Istri Dikabarkan Ditangkap Pasukan Elite AS dalam Operasi Militer di Karakas

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 4 Januari 2026 | 21:09 WIB
Presiden Venezuela. Nicolas Maduro (Instagram/@presidencia_venezuela)
Presiden Venezuela. Nicolas Maduro (Instagram/@presidencia_venezuela)

TITIKTEMU.CO - Kabar mengejutkan datang dari Venezuela. Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, dilaporkan ditangkap secara dramatis oleh pasukan elite Amerika Serikat dalam sebuah operasi militer besar yang mengguncang Ibu Kota Karakas pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.

Menurut laporan media internasional CNN yang mengutip sumber pejabat Gedung Putih, pasukan antiteror Delta Force melakukan penggerebekan mendadak ke kediaman Maduro. Dalam operasi singkat tersebut, Maduro dan Cilia Flores disebut ditarik keluar langsung dari kamar tidur mereka sebelum dievakuasi.

Dievakuasi ke Kapal Perang AS

Usai ditangkap, pasangan tersebut dilaporkan dibawa menuju kapal perang USS Iwo Jima yang telah bersiaga di perairan Venezuela. Selanjutnya, keduanya disebut akan diterbangkan ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadapi sejumlah dakwaan berat.

Baca Juga: Daftar Bansos yang Dihentikan Pemerintah di 2026, BLT hingga Bantuan Pekerja Tak Lagi Cair?

Maduro dikabarkan bakal menjalani proses hukum terkait tuduhan kejahatan narkotika serta kepemilikan senjata ilegal. Mantan Presiden AS Donald Trump menyebut Maduro diperkirakan tiba di New York pada Sabtu malam waktu setempat.

Karakas Diguncang Serangan Militer

Penangkapan Maduro terjadi bersamaan dengan serangan militer besar-besaran AS ke Karakas. Sejumlah fasilitas vital seperti bandara dan pelabuhan menjadi sasaran, membuat langit malam kota menyala terang akibat ledakan.

Suara dentuman keras dan tembakan terdengar di berbagai sudut kota, memicu kepanikan massal di kalangan warga sipil yang berhamburan mencari perlindungan.

Trump Klaim AS Ambil Alih Pemerintahan Venezuela

Donald Trump secara resmi mengumumkan penangkapan Maduro dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida. Dalam pernyataannya, Trump mengklaim Amerika Serikat akan mengambil alih jalannya pemerintahan Venezuela untuk sementara waktu.

Baca Juga: Agenda Padat Timnas Indonesia 2026 Jadi Alasan PSSI Percaya John Herdman, Dari FIFA Series hingga Piala AFF 2026

“Amerika Serikat akan mengelola pemerintahan Venezuela hingga waktu yang belum ditentukan, sampai tercapai transisi yang aman dan tepat,” ujar Trump, tanpa memberikan detail mengenai bentuk pemerintahan transisi tersebut.

Trump juga menegaskan tidak ada korban jiwa dari pihak militer AS dalam operasi tersebut. Meski demikian, beberapa prajurit dilaporkan mengalami luka tembak setelah helikopter pasukan elite mendapat serangan dari darat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X