China Siap Bantu Fasilitasi Operasional Whoosh di Tengah Sorotan Utang Membengkak Indonesia

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:45 WIB
China turut buka suara soal permasalahan utang di proyek Whoosh. (setneg.go.id)
China turut buka suara soal permasalahan utang di proyek Whoosh. (setneg.go.id)

Purbaya menegaskan bahwa tanggung jawab pembayaran utang berada di tangan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) yang saat ini berada di bawah Danantara, holding BUMN yang membawahi proyek tersebut.

“KCIC itu di bawah Danantara. Mereka punya manajemen sendiri dan dividen yang besar, sekitar Rp80 triliun per tahun. Jadi seharusnya mereka bisa mengelola dari situ, bukan mengandalkan APBN,” ujar Purbaya dalam acara media gathering di Bogor, 10 Oktober 2025.

Baca Juga: 11 Ucapan Hari Santri Nasional 2025 yang Sarat Makna, Penuh Semangat dan Inspirasi untuk Generasi Muda

Dua Opsi Pembayaran Utang dari Pihak Danantara

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengakui bahwa proyek Whoosh menanggung utang pembangunan sekitar Rp116 triliun. Ia pun menjelaskan dua opsi skema pembayaran yang tengah dipertimbangkan.

Pertama, penambahan penyertaan modal (equity) agar perusahaan bisa mandiri secara finansial. Kedua, penyerahan infrastruktur KCJB kepada pemerintah, mengikuti model pengelolaan transportasi publik pada umumnya.

“Kami sedang mengkaji dua opsi itu agar proyek ini tetap berkelanjutan dan tidak membebani keuangan negara,” ungkap Dony dalam konferensi pers di Jakarta, 9 Oktober 2025.

Baca Juga: FREE DOWNLOAD! 11 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2025, Desain Menarik, Cocok Dibagikan di Media Sosial pada 22 Oktober

Hingga kini, pemerintah dan pihak terkait masih mengkaji langkah terbaik untuk menyelesaikan skema pembayaran utang proyek kereta cepat tersebut.

Proyek Whoosh menjadi simbol kerja sama strategis antara Indonesia dan China dalam bidang infrastruktur transportasi. Meski menghadapi tantangan utang besar, kedua negara berkomitmen menjaga keberlanjutan proyek agar tetap memberi manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X