Pernyataan ini merespons kebijakan Trump yang sebelumnya sempat melonggarkan tarif terhadap sejumlah mitra dagangnya, namun tetap memberlakukan tarif tinggi terhadap barang-barang asal China.
Jika dihitung total, produk China kini dikenakan tarif impor hingga 145 persen oleh AS, sementara di sisi lain, China juga telah menunjukkan sikap keras melalui tarif balasan.***
Artikel Terkait
Hanya Beberapa Jam Setelah Donald Trump Dilantik jadi Presiden, AS Putuskan Keluar dari Anggota WHO, Ini Alasannya
Donald Trump Hentikan Bantuan Medis Obat, Ancaman HIV/AIDS, Malaria, dan TBC Diprediksi Meningkat Pesat
Trump Ingin Gaza Jadi "Riviera Timur Tengah": Reaksi Dunia, Kecaman dan Penolakan
Paus Fransiskus Keluar dari Rumah Sakit Setelah Dirawat Selama 38 Hari
Dirawat Lebih dari Satu Bulan, Paus Fransiskus Disebut Harus Belajar Bicara Lagi
Indonesia Kena Tarif Impor 32 Persen dari Trump, Ini Dampak dan Langkah yang Dilakukan Pemerintah RI