Baca Juga: Tempat Nongkrong Asyik di Solo, Padahal Dulunya Lokalisasi
2. Penyiraman secara rutin
Seperti tanaman lain, tanaman ini memerlukan penyiraman rutin. Gunakan pot berlubang agar tanah tidak basah. Air berlebih akan keluar dari dasar pot.
Saat tumbuh dengan cepat, tanaman hias ini suka menyerap banyak kelembapan. Jangan biarkan tanah lebih banyak mengering.
Apabila philodendron diletakkan di dalam ruangan, siramlah 2 atau 3 kali dalam seminggu. Tapi jika di luar ruangan, penyiraman dilakukan sekali sehari.
Baca Juga: Ini 7 Spot Foto Pre Wedding Paling Romantis di Yogyakarta
3. Beri pupuk
Philodendron termasuk tanaman hias yang bisa tumbuh cepat sehingga butuh energi banyak. Jika pertumbuhan lambat, maka nutrisi harus ditambah.
Pemupukan terhadap philodendron harus dilakukan secara teratur dan. Jika pemupukan benar, tanaman hias ini akan terlihat segar dan enak dipandang.
Philodendron yang sehat bisa dilihat dari daunnya yang mulus dan segar. Berikan hara yang cukup dan seimbang agar tanaman hias ini sehat.
Baca Juga: Sering Salah Membeli Kopi? Begini Caranya, Gaes...
4. Pembiakan Philodendron
Pembiakan tanaman hias philodendron mudah dilakukan dengan cara stek batang, atau dengan cara memisahkan anakan dari induknya.
Untuk perbanyakan stek, pilih batang yang sehat dan dari tanaman muda. Potong batang tepat di bawah pangkal daun sekitar 0,5 cm. Tanam di media tanam sedalam 2,5-5 cm.
Letakkan potongan daun pada wadah/toples/gelas yang berisi air. Selanjutnya taruh di tempat yang hangat agar akar cepat tumbuh.