gaya-hidup

Kuy! Mengenal Proses Pengolahan Kopi, dari Full Washed Sampai Kopi Wine

Selasa, 30 November 2021 | 06:56 WIB
Proses penyortiran ceri kopi. (pixnio)

TITIKTEMU.CO  -  Selalu ada cerita di setiap gelas kopi. Mulai dari jenis kopi, daerah tanam, pengolahan pasca-panen, level sangrai atau roasting, dan metode seduhnya.

Namun, sebelum kopi sampai di kedai-kedai kopi, peran petani sangat penting menentukan kualitas kopi, terutama saat penanganan pasca panen.

Pasca panen adalah penanganan yang dilakukan petani setelah kopi dipetik. Ada beberapa metode penanganan kopi pasca panen.

Baca Juga: Mengenal Panama Geisha, Kopi Fenomenal dan Termahal di Dunia

Setidaknya terdapat dua kategori besar, yaitu metode kering (dry) dan basah (wet). Kedua metode ini dimulai dari penyortiran kopi hasil panen.

Petani memilih buah ceri kopi merah yang matang sempurna. Pada kopi arabika hasilnya dikenal dengan istilah spesialty. Sedangkan untuk robusta hasilnya fine.

Keduanya merupakan grade teringgi kualitas kopi. Sisa hasil sortiran sepesialty atau fine akan berada di peringkat berikutnya, misalnya super, grade 1 dan grade 2.

Baca Juga: 7 Kedai Kopi di Solo yang Kopinya Enak dan Asyik Buat Ngumpul

Nah, berikut ini TITIKTEMU.CO merangkum proses pengolahan kopi pasca panen:

Full Washed

Pada proses ini semua lendir pada biji kopi dibersihkan dengan direndam air selama 12 jam.

Pada enam jam pertama, air diganti dnegan air baru, dilanjutkan perendaman 6 jam berikutnya.

Setelah semua lendir hilang, biji kopi dicuci sebelum akhirnya dijemur sampai kering.

Kopi hasil proses full washed biasnya beraroma kuat, body ringan, dan keasaman tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB