gaya-hidup

Kenapa Generasi Sekarang Lebih Suka Nonton daripada Baca, Bukan karena Malas

Minggu, 26 Juli 2026 | 06:36 WIB
Ilustrasi Kenapa generasi sekarang lebih suka nonton daripada baca? (Desain AI)

Kenapa Video Terasa Lebih Menarik?

Ada beberapa alasan mengapa video semakin mendominasi kebiasaan belajar maupun mencari hiburan.

Informasi Lebih Cepat Dipahami

Visual membantu otak mengenali pola lebih cepat dibanding hanya membaca tulisan. Demonstrasi memasak, eksperimen sains, atau tutorial teknologi jauh lebih mudah dipahami lewat video.

Baca Juga: Alasan Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink Terungkap, Kejagung Sebut Penempatan di Rutan KPK Demi Faktor Keamanan

Lebih Mudah Dinikmati Saat Beraktivitas

Video dan podcast bisa diputar ketika sedang memasak, berkendara, atau berolahraga. Sementara membaca membutuhkan perhatian penuh sehingga tidak selalu bisa dilakukan di berbagai situasi.

Algoritma Membentuk Kebiasaan

Platform digital terus merekomendasikan video yang sesuai minat pengguna.

Semakin sering seseorang menonton, semakin banyak konten serupa yang muncul. Tanpa disadari, kebiasaan ini membuat otak terbiasa menerima informasi dalam format visual.

Baca Juga: Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol, Polisi Selidiki Dugaan Terkait Aksi Vandalisme

Membaca Tetap Punya Keunggulan

Meski video semakin populer, membaca masih memiliki manfaat yang sulit digantikan.

Membaca melatih kemampuan berpikir kritis, memperluas kosakata, meningkatkan daya ingat, dan membantu seseorang memahami persoalan secara lebih mendalam. Saat membaca, otak bekerja lebih aktif karena harus membangun gambaran, menghubungkan ide, sekaligus mengevaluasi informasi yang diterima.

Karena itu, banyak ahli pendidikan menyarankan agar video dan membaca tidak dipertentangkan. Keduanya justru saling melengkapi. Video dapat menjadi pintu masuk untuk memahami suatu topik, sedangkan membaca membantu memperdalam pengetahuan tersebut.

Pada akhirnya, kenapa generasi sekarang lebih suka nonton daripada baca bukanlah soal malas atau rajin. Ini adalah hasil dari perubahan lingkungan informasi yang membentuk cara otak Vandalism

Tantangannya bukan memilih salah satu, melainkan menemukan keseimbangan agar kita tetap menikmati kemudahan teknologi tanpa kehilangan kemampuan berpikir mendalam yang selama ini dibangun melalui kebiasaan membaca.***

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB